Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

10 WNI Bermasalah Kasus Online Scam di Kamboja Kembali ke Indonesia

WNI bermasalah dari Kamboja dipulangkan. (Dok. KBRI Phnom Penh)
WNI bermasalah dari Kamboja dipulangkan. (Dok. KBRI Phnom Penh)
Intinya sih...
  • Gelombang ketiga 10 WNI/PMIB online scam tiba di Bandara Soetta Tangerang
  • Ribuan WNI meminta perlindungan di KBRI Phnom Penh sejak awal 2026
  • Kemlu mengimbau WNI untuk mengikuti prosedur resmi dalam bekerja ke luar negeri
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kementerian Luar Negeri melalui Direktorat Pelindungan WNI (PWNI) bekerja sama dengan KBRI Phnom Penh kembali memfasilitasi pemulangan Warga Negara Indonesia bermasalah dari Kamboja. Pada gelombang ketiga ini, sebanyak 10 WNI atau Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB) sektor penipuan daring atau online scam berhasil dipulangkan ke Tanah Air.

Pemulangan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah, dalam menangani WNI yang terdampak kebijakan pengetatan dan pemberantasan online scam oleh Pemerintah Kamboja.

Seiring meningkatnya operasi penegakan hukum di Kamboja, sejumlah perusahaan online scam menghentikan kegiatannya dan meninggalkan para pekerja, termasuk WNI, sehingga membutuhkan perlindungan dan bantuan pemulangan dari pemerintah Indonesia.

1. Gelombang ketiga tiba di Bandara Soetta Tangerang

WNI bermasalah dari Kamboja dipulangkan. (Dok. KBRI Phnom Penh)
WNI bermasalah dari Kamboja kembali dipulangkan. (Dok. KBRI Phnom Penh)

Sebanyak 10 WNI/PMIB sektor online scam tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 18.50 WIB menggunakan penerbangan komersial.

“Kementerian Luar Negeri melalui Direktorat Pelindungan WNI (PWNI) bekerja sama dengan KBRI Phnom Penh, telah memfasilitasi ketibaan gelombang ketiga sebanyak sepuluh WNI/PMIB sektor online scam dari Kamboja,” demikian keterangan resmi Kemlu, dikutip Sabtu (7/2/2026).

Setibanya di Tanah Air, para WNI tersebut langsung diserahkan kepada instansi terkait untuk menjalani proses penanganan lebih lanjut sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan para WNI mendapatkan pendampingan yang diperlukan, baik dari sisi administrasi, kesehatan, maupun aspek perlindungan lainnya.

2. Ribuan WNI datangi KBRI minta perlindungan

WNI bermasalah dari Kamboja dipulangkan. (Dok. KBRI Phnom Penh)
WNI di Kamboja minta bantuan kepulangan ke Indonesia. (Dok. KBRI Phnom Penh)

Kementerian Luar Negeri mencatat lonjakan signifikan jumlah WNI/PMIB yang meminta perlindungan di Kamboja sejak awal 2026.

“Dalam periode 16 Januari 2026 – 3 Februari 2026, tercatat sebanyak 3.173 WNI telah datang langsung ke KBRI Phnom Penh untuk meminta perlindungan dan bantuan pemulangan ke Indonesia,” kata Kemlu.

Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring berlanjutnya operasi pemberantasan online scam oleh Pemerintah Kamboja, yang menjadikan isu ini sebagai prioritas nasional.

Saat ini, repatriasi diprioritaskan bagi WNI/PMIB yang telah menyatakan kesiapan untuk membiayai tiket pemulangan secara mandiri.

3. Imbauan Kemlu kepada WNI

WNI bermasalah dari Kamboja dipulangkan. (Dok. KBRI Phnom Penh)
WNI di Kamboja minta bantuan kepulangan ke Indonesia. (Dok. KBRI Phnom Penh)

Sebelumnya, pemerintah telah memfasilitasi pemulangan WNI dalam beberapa gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 36 WNI dipulangkan pada Jumat (30/1/2026), disusul 31 WNI pada gelombang kedua pada Sabtu (31/1/2026).

Selain itu, satu WNI lainnya tercatat telah tiba di Indonesia pada Rabu (4/2/2026), sebelum kedatangan gelombang ketiga ini.

Kementerian Luar Negeri juga mengingatkan masyarakat agar selalu mengikuti jalur resmi dalam bekerja ke luar negeri. “Kementerian Luar Negeri mengimbau seluruh WNI atau calon Pekerja Migran Indonesia untuk selalu mengikuti prosedur resmi dan peraturan yang berlaku, baik di Indonesia maupun di negara tujuan,” kata Kemlu.

Kemlu menegaskan komitmennya untuk terus memantau situasi dan memastikan proses pemulangan berjalan aman dan terkoordinasi. “Kementerian Luar Negeri RI akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan pemulangan seluruh WNI/PMI dapat berlangsung dengan aman, cepat, dan terkoordinasi,” pungkas mereka.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in News

See More

Gerindra Mulai Simulasi Perubahan Ambang Batas Parlemen

07 Feb 2026, 22:48 WIBNews