Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tugas 5 Kapal Perang TNI AL yang Dikerahkan ke Wilayah Banjir Sumatra

IMG-20251130-WA0023.jpg
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI, Muhammad Ali memimpin secara langsung Pelepasan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan bagi korban bencana alam yang berlangsung di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Minggu (30/11/2025) (dok. Dispenal)

Jakarta, IDN Times - TNI Angkatan Laut (AL) mengerahkan sejumlah Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) untuk membawa bantuan kemanusiaan dan tim medis ke lokasi bencana di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali, memimpin secara langsung Pelepasan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan bagi korban bencana alam yang berlangsung di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Minggu (30/11/2025). Kegiatan juga turut dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, beserta jajaran, Pejabat Utama Mabesal dan Kotama Wilayah Jakarta, serta instansi terkait.

1. TNI AL kerahkan lima KRI dengan misi berbeda

IMG-20251130-WA0024.jpg
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI, Muhammad Ali memimpin secara langsung Pelepasan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan bagi korban bencana alam yang berlangsung di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Minggu (30/11/2025) (dok. Dispenal)

Tak tanggung-tanggung, TNI AL mengerahkan lima kapal perang sekaligus, di antaranya KRI dr Soeharso (SHS)-990 dari Jakarta menuju Langsa, KRI Teluk Gilimanuk (TGK)-531 dari Jakarta menuju Lhokseumawe, KRI dr Radjiman Wedyodiningrat (RJW)-992 dari Surabaya menuju Sibolga, KRI Semarang (SMR)-594 dari Jakarta menuju Nias, dan KRI Sutedi Senaputra (SSA)-378 telah berada di wilayah Belawan bergerak menuju Langsa.

TNI AL memfokuskan pengerahan Kapal Rumah Sakit, yakni KRI SHS-990 dan KRI RJW-992, yang akan membawa tim medis dan fasilitas kesehatan lengkap. KRI SHS-990 mengangkut sembilan personel Departemen Kesehatan KRI, ditambah 80 personel dari Batalyon Kesehatan (Yonkes) Marinir yang membawa satu set Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) lengkap dengan tenda, velbed, serta ambulans.

Sementara, KRI RJW-992 membawa 11 personel medis KRI dan berbagai peralatan kesehatan, termasuk ambulans dan tabung oksigen dalam jumlah besar. Bahan kontak (logistik) yang akan dimuat di semua KRI mencakup bahan makanan, minuman, obat-obatan, pakaian, dan tabung oksigen. Proses embarkasi logistik dikoordinir oleh Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I, II, dan III.

2. Libatkan personel khusus penyelamat dan helikopter

IMG-20251130-WA0020.jpg
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI, Muhammad Ali memimpin secara langsung Pelepasan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan bagi korban bencana alam yang berlangsung di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Minggu (30/11/2025) (dok. Dispenal)

Selain logistik, operasi ini melibatkan personel khusus penyelamat dan helikopter. Tim Penyelamat terdiri dari Gabungan tim Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) dan Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) untuk membantu pencarian dan evakuasi di lokasi bencana.

Sebanyak helikopter TNI AL akan disertakan ke KRI unsur TNI AL yang dikerahkan untuk mendukung misi pengintaian udara, evakuasi, dan pengiriman bantuan cepat. TNI AL juga telah mengantisipasi pengerahan pasukan tambahan ke lokasi bencana dengan menurunkan personel serta material dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) di masing-masing Kodaeral.

3. Bantu bawa logistik di tempat yang terputus dan terisolasi

IMG-20251130-WA0029.jpg
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI, Muhammad Ali memimpin secara langsung Pelepasan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan bagi korban bencana alam yang berlangsung di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Minggu (30/11/2025) (dok. Dispenal)

Ali menyampaikan, seluruh unsur KRI dikerahkan serentak beserta helikopter akan membawa bahan logistik dan bahan kontak ke tempat-tempat terputus dan terisolasi akibat bencana alam.

"Harapannya, bantuan ini dapat segera meringankan beban mereka yang terdampak dari bencana. Kita juga mengirim tenaga kesehatan dan zeni marinir untuk membantu merehabilitasi apa yang telah rusak agar bisa diperbaiki di sana," ujar Ali.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in News

See More

DPR Minta Pembuatan Ulang Dokumen Imigrasi Korban Banjir Sumbar Digratiskan

30 Nov 2025, 16:26 WIBNews