Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Sebut RSUD Kota Bekasi Punya Utang Rp70 M

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Sebut RSUD Kota Bekasi Punya Utang Rp70 Miliar
RSUD Kota Bekasi saat tergenang banjr. (IDN Times/Imam Faishal)
Intinya sih...
  • RSUD Kota Bekasi lakukan langkah efisiensi untuk menjaga profesionalitas operasional rumah sakit
  • Utang Rp70 miliar menurut RSUD Kota Bekasi untuk biaya operasional perlengkapan medis
  • Utang tersebut baru diketahui setelah audit saat penyerahan direktur RSUD yang baru
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bekasi, IDN Times - Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyebutkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi memiliki utang mencapai Rp70 miliar. Dia juga menyampaikan saat ini utang tersebut tengah ditangani manajemen Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Kota Bekasi.

“Jadi ini harusnya dalam konstelasi relaksasi bahwa hari ini RSUD ada terkait dengan jumlah tanggungan yang harus ditanggung oleh BLUD, bahwa pada kurang lebih sekira Rp70 miliar, yang memang harus kami selesaikan terkait dengan proses operasional RSUD yang ada,” kata Tri, dikutip Jumat (9/1/2026).

1. RSUD Kota Bekasi lakukan efisiensi

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Sebut RSUD Kota Bekasi Punya Utang Rp70 M
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. (IDN Times/Imam Faishal)

Tri menjelaskan kondisi tersebut mengharuskan RSUD Kota Bekasi melakukan langkah efisiensi, agar operasional rumah sakit tetap berjalan secara profesional. Dia juga telah meminta manajemen untuk membuat kebijakan dengan kemampuan dan kondisi keuangan yang ada saat ini.

“Oleh karena itu, saya sudah memerintahkan kepada manajemen untuk melakukan langkah-langkah disesuaikan dengan tentu kemampuan dan kondisi yang ada,” kata dia.

Salah satu langkah yang diambil, yakni mengurangi tunjangan ASN atau Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di lingkungan RSUD Kota Bekasi. Meski begitu, Tri menyerahkan seluruh pelaksanaannya kepada pihak manajemen RSUD Kota Bekasi.

“Jadi saya kira bagaimana pengurangan itu hanya dilakukan terkait dengan jumlah Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), yang kemudian harus mereka keluarkan. Nanti kalau secara teknis, saya kira direktur RSUD, tapi kebijakannya adalah secara umum itu,” kata Tri.

2. Utang biaya operasional perlengkapan medis

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Sebut RSUD Kota Bekasi Punya Utang Rp70 M
Ilustrasi rumah sakit. (IDN Times/Khaerul Anwar)

Tri mengungkapkan utang tersebut sudah ada sejak ia belum menjabat sebagai Wali Kota Bekasi. Utang tersebut juga baru diketahui setelah pihaknya melakukan audit.

“Kami sama-sama menanggulangi terkait dengan proses yang mungkin sudah terjadi begitu lama, begitu audit yang pada saat penyerahan direktur RSUD yang baru kita harus melakukan mapping dan kondisi ini yang harus kita perbaiki,” jelas dia.

Sementara, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kota Bekasi, Sudirman, menyampaikan utang tersebut merupakan biaya operasional perlengkapan medis hingga obat-obatan.

“iya, angkanya sekitar segitu (Rp70 miliar), itu semacam utang operasional ya buat gas medis, laboratorium,” kata dia, Jumat.

3. Langkah efisiensi RSUD Kota Bekasi

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Sebut RSUD Kota Bekasi Punya Utang Rp70 M
Ilustrasi rumah sakit (IDN Times/Arief Rahmat)

Sudirman menjelaskan selain mengurangi tunjangan, RSUD Kota Bekasi juga melakukan penyesuaian belanja pegawai yang selama ini dinilai terlalu tinggi untuk melakukan langkah efisiensi.

“Efisiensi itu kami lakukan dari belanja pegawai, kan belanja pegawai kita itu terlalu tinggi sebetulnya, 60,4 persen ya,” kata dia.

Padahal, menurut Sudirman, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan hasil audit Inspektorat telah merekomendasikan porsi belanja pegawai idealnya berada di kisaran 45 persen.

“Hasil audit inspektorat juga salah satu temuannya itu sebenarnya belanja pegawainya terlalu tinggi,” kata dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us

Latest in News

See More

Kemlu: Pemberian Calling Visa bagi Warga Israel untuk Kunjungan Privat

10 Jan 2026, 17:23 WIBNews