Wamenhaj Bawa 20 Poin Perbaikan Haji untuk Prabowo ke Hambalang

- Presiden Prabowo memanggil Menteri dan Wakil Menteri Haji ke Hambalang untuk menerima laporan pelaksanaan haji 2026.
- Dahnil Anzar membawa sekitar 20 poin perbaikan penyelenggaraan haji yang akan disampaikan langsung kepada Presiden.
- Prabowo menegaskan impiannya agar pelayanan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci berjalan dengan lebih baik dan prima.
Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Haji Irfan Yusuf, dan Wakil Menteri Haji (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak, ke kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Rabu (17/6/2026). Saat baru tiba di Hambalang, Dahnil mengatakan mereka akan menyampaikan poin-poin perbaikan penyelenggaraan haji 2026 kepada Presiden Prabowo.
"Hari ini dipanggil Pak Presiden untuk menyampaikan laporan terkait dengan pelaksanaan haji yang sudah berlangsung, dan memang kan perhatian presiden terhadap impian seluruh umat Islam di Indonesia terkait hajinya yang pelayanannya prima itu adalah bagian penting," ujar Dahnil.
"Jadi, beliau ingin melihat dan mendengar perbaikan-perbaikan terkait dengan pelaksanaan haji selama ini," sambung Dahnil.
1. Ada 20 poin perbaikan penyelenggaraan haji 2026

Dahnil menyebutkan ada 20 poin perbaikan penyelenggaraan haji 2026 yang akan disampaikan kepada Presiden Prabowo.
"Banyak, banyak. Jadi beberapa, ada sekitar 20 poin perbaikan yang kita lakukan, dan itu nanti akan disampaikan kepada Bapak Presiden," ucap dia.
2. Prabowo punya mimpi ingin layani jemaah haji dengan baik

Dalam kesempatan itu, Dahnil menyebut, Presiden Prabowo memiliki mimpi melayani jemaah haji dengan baik saat berada di Tanah Suci.
"Catatan Pak Presiden adalah mimpi sebagian besar umat Islam itu harus dilaksanakan dengan baik, dan hari ini kami ingin laporkan pelaksanaan haji tersebut," kata dia.
3. Apa poin perbaikan untuk penyelenggaraan haji?

Meski demikian, saat ditanya poin perbaikan apa saja yang akan disampaikan kepada Presiden, Dahnil belum bersedia menyampaikan.
"Nanti, banyak. Nanti setelah pertemuan, ya," ujar Dahnil.















