Ke Perempuan Nahdliyin, Gibran Janjikan Daerah Ramah Perempuan-Anak

Jakarta, IDN Times - Calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya isu kesetaraan gender dalam visi politiknya. Sebagai Wali Kota Surakarta, Gibran menunjukkan komitmennya terhadap penciptaan lingkungan yang ramah bagi perempuan dan anak-anak.
Hasil upayanya terbukti ketika Surakarta dianugerahi sebagai kota yang nyaman dan ramah terhadap perempuan dan anak oleh Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) pada 2022.
"Di Solo kami mendapatkan predikat sebagai kita kota ternyaman dan ramah untuk perempuan dan anak. Kami akan terapkan itu ke semua kota di Indonesia nanti," tutur Gibran di sela-sela acara Deklarasi Dukungan Pergerakan Perempuan Muda Nahdliyin (Perdana) di Jakarta, Rabu (6/12/2023) lalu.
Gibran Rakabuming menyatakan keinginannya untuk mengaplikasikan prinsip-prinsip serupa di seluruh kota di Indonesia. Ia berkomitmen untuk memperkuat dan menyempurnakan program perlindungan perempuan dan anak agar terhindar dari kekerasan.
Gibran juga mengucapkan terima kasih kepada Perdana atas dukungan dan mandat yang diberikan kepada pasangan Prabowo-Gibran untuk Pemilu 2024.
1. Perempuan Muda Nahdliyin titipkan isu perempuan dan anak

Ilustrasi Ibu dan Anak. (IDN Times/Aditya Pratama) Ketua Perdana, Ita Chumaeroh menyampaikan, relawan menitipkan berbagai isu terkait pemberdayaan perempuan dan anak.
Dia berharap, perlindungan terhadap ibu dan anak bisa menjadi perhatian dan program prioritas dalam pemerintahan selanjutnya di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran.
Ita Chumaeroh menjelaskan, isu pertama terkait penguatan strategi percepatan penurunan angka stunting. Kedua, penguatan strategi pencegahan dan penanganan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak. Ketiga, peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan dan berperspektif gender.
"Keempat, peningkatan strategi pencegahan perkawinan anak. Kelima, penguatan strategi, dan upaya penurunan pekerja anak. Keenam, peningkatan pola pengasuhan anak yang berkualitas dan berperspektif kesetaraan dan keadilan gender," kata dia.
Kemudian ke delapan, Ita Chumaeroh juga meminta agar program Prabowo-Gibran menguatkan nilai-nilai nasionalisme serta moderasi beragama untuk mencegah radikalisme.
"Ke depan, peningkatan akses pendidikan dan digitalisasi bagi anak daerah terdepan, terluar dan tertinggal. Kesembilan, penguatan cakap digital untuk perempuan dan anak dalam rangka keamanan di dunia siber," tutur dia.
2. Program Prabowo-Gibran soal hak kesetaraan gender

Ilustrasi Perempuan. (IDN Times/Aditya Pratama) Sebelumnya, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional, Rahayu Saraswati, menegaskan komitmen Prabowo-Gibran untuk memperjuangkan hak kesetaraan gender serta melindungi hak perempuan, anak-anak, dan penyandang disabilitas.
Sara mengatakan bahwa negara memiliki peran yang sangat penting dalam memperkuat kesetaraan gender dan perlindungan hak-hak individu yang rentan tersebut.
Selain itu, keponakan Prabowo itu menyampaikan Prabowo-Gibran berkomitmen untuk memastikan bahwa semua individu, tanpa memandang jenis kelamin, memiliki hak yang sama dalam hal pekerjaan, akses fasilitas publik, hak kesehatan, dan perlindungan hukum.
"Selain itu, mereka juga memiliki visi untuk melindungi anak-anak dari kekerasan yang sering mereka alami dari orang dewasa. Ini merupakan bagian dari upaya mereka untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi anak-anak," kata dia dalam keterangannya.
3. Prabowo-Gibran janji tingkatkan kualitas gizi anak

Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming dalam acara Waktunya Indonesia Maju di SICC, Minggu (10/12/2023) (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko) Selanjutnya, Sara menjelaskan, Prabowo-Gibran akan meningkatkan kualitas gizi anak-anak melalui program pemberian makan siang dan susu gratis. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua warga memiliki akses ke nutrisi yang baik.
Dalam konteks penyandang disabilitas, Sara menekankan bahwa pasangan ini akan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan diskriminasi dan perlakuan merendahkan terhadap kelompok ini.
"Mereka juga akan berinvestasi dalam pembangunan infrastruktur yang ramah bagi penyandang disabilitas, terutama dalam hal fasilitas umum. Selain itu, mereka akan memperluas program pendidikan formal dan non-formal yang inklusif, aplikatif, dan berorientasi pada kemanusiaan, sehingga setiap individu penyandang disabilitas dapat mengembangkan potensi mereka sepenuhnya," tuturnya.
"Dengan komitmen ini, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming berupaya untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan adil, di mana hak-hak dasar semua individu dihormati dan dilindungi," imbuh dia.
Baca berita terbaru terkait Pemilu 2024, Pilpres 2024, Pilkada 2024, Pileg 2024 di Gen Z Memilih IDN Times. Jangan lupa sampaikan pertanyaanmu di kanal Tanya Jawab, ada hadiah uang tunai tiap bulan untuk 10 pemenang.























