Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

AS Gelar Sayembara Rp172 Miliar untuk Buru Petinggi Milisi Irak

AS Gelar Sayembara Rp172 Miliar untuk Buru Petinggi Milisi Irak
potret bendera Amerika Serikat (pexels.com/Thuan Vo)
Intinya Sih
  • Amerika Serikat menggelar sayembara senilai Rp172 miliar untuk mencari Haydar Al-Gharawi, pemimpin milisi Irak Harakat Ansar Allah Al-Awfiya yang diduga membantu Iran menyerang AS dan Israel.
  • Milisi pimpinan Al-Gharawi disebut pernah menyerang Kedutaan Besar serta markas militer AS di Irak, Yordania, dan Suriah, sehingga Kemlu AS meminta informasi publik terkait keberadaannya.
  • Sayembara ini melanjutkan pola serupa dari AS yang sebelumnya menawarkan hadiah besar untuk memburu sekutu Iran lain seperti Abu Ala Al-Walai dan bahkan Mojtaba Khamenei.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Amerika Serikat dilaporkan sedang menggelar sayembara berhadiah uang sebesar 10 miliar dolar AS atau Rp172 miliar. Dilansir Jerusalem Post, Senin (27/4/2026), sayembara tersebut digelar oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) AS untuk memburu petinggi milisi Irak yang menjadi sekutu Iran.

Menurut Kemlu AS, petinggi militer Irak tersebut bernama Haydar Al-Gharawi atau yang biasa dikenal dengan sebutan Haydar Muzhir Malak Al-Saidi. Ia merupakan pemimpin milisi Irak bernama Harakat Ansar Allah Al-Awfiya. Milisi tersebut diduga membantu Iran untuk menyerang AS dan Israel. Nantinya, orang yang berhasil memberikan informasi soal keberadaan Al-Gharawi akan mendapatkan hadiah seperti yang sudah dijanjikan. 

1. Milisi Harakat Ansar Allah Al-Awfiya pernah menyerang Kedutaan Besar AS di Irak

Ledakan terjadi di tengah kota.
ilustrasi serangan (unsplash.com/Mohammed Ibrahim)

Milisi Harakat Ansar Allah Al-Awfiya yang dipimpin Al-Gharawi diduga pernah membantu Iran menyerang Kedutaan Besar AS yang ada di Irak. Selain itu, milisi tersebut juga pernah menyerang markas militer AS yang ada di Irak, Yordania, dan Suriah. Oleh karena itu, Kemlu AS mengimbau kepada seluruh orang di dunia, terutama yang berada di Timur Tengah untuk memberitahu mereka jika mendapatkan informasi soal Al-Gharawi.

“Bagi siapa pun yang memiliki informasi tentang Al-Gharawi, dimohon untuk mengirimkannya kepada kami melalui saluran informasi atau sinyal. Anda mungkin berhak mendapatkan relokasi dan hadiah," kata Kemlu AS dalam sebuah unggahan di media sosial X

2. AS memang kerap menggelar sayembara untuk memburu sekutu Iran

Bendera Iran yang rusak.
potret bendera Iran yang rusak (unsplash.com/Javad Esmaeili)

Sayembara yang digelar oleh AS ini sebetulnya bukan kali pertama. Sebab, AS memang sudah sering menggelar sayembara berhadiah uang ratusan miliar rupiah hanya untuk memburu milisi Irak yang menjadi sekutu Iran dan semua anggotanya.

Pada Jumat (24/4/2026) lalu, misalnya, AS juga menggelar sayembara berhadiah Rp172 miliar untuk memburu Hishim Finyan Rahim Al-Saraji atau yang biasa dikenal dengan sebutan Abu Ala Al-Walai. Ia merupakan pemimpin milisi Irak bernama Kataib Sayyid Al-Shuhada yang juga menjadi sekutu Iran.

3. AS juga pernah menggelar sayembara untuk memburu Mojtaba Khamenei

Mojtaba Khamenei sedang menghadiri pertemuan.
potret Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei (commons.wikimedia.org/Mostafa Tehrani)

Tidak hanya itu. Pada awal Maret lalu, AS juga menggelar sayembara dengan jumlah hadiah yang sama untuk memburu Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei. Saat itu, AS juga membuka sayembara tersebut untuk memburu para petinggi Korps Garda Revolusi Iran (IRGC). Ini karena IRGC disebut terlibat dalam membantu Iran untuk berperang melawan AS. 

"IRGC, yang merupakan bagian dari militer resmi Iran, memainkan peran sentral dalam penggunaan terorisme oleh Iran sebagai alat utama kebijakan negara Iran. IRGC bertanggung jawab atas sejumlah serangan yang menargetkan warga Amerika (Serikat) dan fasilitas AS, termasuk serangan yang telah menewaskan warga AS," bunyi pernyataan resmi Kemlu AS dilansir Live Now Fox

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in News

See More