SUDAH ADA - Australia Salurkan Bantuan Rp63,8 Miliar untuk Banjir Nepal

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Australia menyalurkan bantuan kemanusiaan darurat untuk menangani dampak banjir bandang di kawasan Himalaya pada Jumat (28/8/2026). Bencana alam tersebut melanda wilayah perbatasan Nepal dan China hingga menimbulkan banyak korban jiwa.
Dukungan finansial dan pengerahan tim logistik ini bertujuan mempercepat pemulihan warga di wilayah terisolasi. Bantuan tersebut direalisasikan seiring bertambahnya laporan warga negara asing yang hilang di lokasi bencana.
1. Australia kirim dana bantuan dan tim tanggap darurat ke Kathmandu
Pemerintah Australia mengucurkan dana darurat sebesar 3,6 juta dolar AS (Rp63,8 miliar) untuk korban banjir. Bantuan ini disalurkan melalui Program Pangan Dunia (WFP) PBB dan organisasi non-pemerintah guna memenuhi kebutuhan pokok para pengungsi.
Selain bantuan dana, otoritas Australia menerbangkan tim tanggap darurat ke Kathmandu untuk memperkuat layanan konsuler darurat. Sebanyak tiga pekerja kemanusiaan juga dikirim langsung guna membantu percepatan pendataan korban di lapangan.
"Skala bencana yang masif dan medan yang terisolasi menjadi tantangan besar dalam proses evakuasi serta pemulihan," kata Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong.
2. Runtuhan gletser lumpuhkan fasilitas perbatasan negara
Banjir bandang dipicu oleh runtuhnya gletser di Pegunungan Himalaya yang membawa material batu, es, dan lumpur pekat. Arus deras tersebut meluncur cepat hingga menghancurkan permukiman dan memutus jalur transportasi darat.
Hantaman lumpur turut melumpuhkan pelabuhan perbatasan Gyirong yang menghubungkan Nepal dan China, termasuk meratakan kantor imigrasi setempat. Para pakar geologi memperingatkan potensi bahaya susulan akibat tingginya debit air pada dua danau alami di pegunungan.
"Luapan banjir datang sangat mendadak dan menerjang permukiman layaknya ledakan bom," ujar seorang korban selamat, Janak Bahadur.
3. Tim SAR prioritaskan pencarian ratusan korban hilang
Bencana di wilayah pegunungan ini menewaskan sedikitnya 359 orang dan menyebabkan hampir 1.000 korban lainnya hilang. Sebagian besar korban hilang merupakan warga negara asing, termasuk 39 warga Australia yang kini masih dalam proses pencarian intensif.
Pemerintah Nepal mengerahkan armada helikopter militer untuk mendistribusikan logistik ke desa-desa yang terputus aksesnya. Tim gabungan berhasil menyelamatkan puluhan pekerja dan peziarah yang terjebak di kawasan Trishuli, meski longsoran tanah terus menghambat pergerakan alat berat.
"Keluarga kami sangat terpukul dan terus berharap adik saya dapat segera ditemukan dengan selamat," tutur kerabat korban, Vasanthi Muniandy.
Sumber
https://theprint.in/world/australia-dispatches-aid-to-nepal-as-39-citizens-missing/3027056/
https://www.straitstimes.com/asia/australianz/australia-dispatches-aid-to-nepal-as-39-citizens-missing















