Pramono Layat Warga Pejompongan yang Tewas saat Kericuhan Demo

- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melayat Bambang Setiawan, pedagang kaca Pejompongan berusia 59 tahun yang tewas dianiaya saat kerusuhan pasca-demonstrasi DPR.
- Kerusuhan terjadi dari Kamis malam hingga Jumat dini hari dan meluas ke Petamburan, Jakarta Pusat; pertemuan Pramono dengan keluarga korban berlangsung tertutup.
- Pemprov DKI menanggung biaya pemulasaran serta pemakaman, menyiapkan pendampingan keluarga, dan mengimbau warga menahan diri serta tidak menyebarkan spekulasi.
Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melayat ke rumah duka Bambang Setiawan (59) yang tewas dianiaya oleh sejumlah orang tidak dikenal pada Kamis (27/8/2026) malam.
Bambang jadi korban kerusuhan usai aksi unjuk rasa di DPR yang meluas hingga ke kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, pada Kamis malam hingga Jumat (28/8/2026) dini hari.
Pramono tampak mengenakan pakaian serba hitam dan peci hitam. Dia turut didampingi Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin.
Sayangnya, pertemuan Pramono dengan keluarga almarhum Bambang yang merupakan pedagang kaca di kawasan Pejompongan berlangsung tertutup. Usai melayat, Pramono juga tidak memberikan keterangan kepada jurnalis.
Staf Khusus Gubernur, Cyril Raoul Hakim, mengatakan, Pramono menyampaikan belasungkawa kepada keluarga, berdoa di sisi jenazah, dan memastikan Pemprov DKI Jakarta mendampingi pemulasaran hingga pemakaman.
“Gubernur dan seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta berduka. Kami mendoakan semoga Allah SWT mengampuni almarhum dan memberi kesabaran kepada keluarga," ujar Chico dalan keterangan.
Pemprov DKI Jakarta juga menanggung biaya pemulasaran dan pemakaman, serta menyiapkan pendampingan bagi keluarga.
"Warga diimbau menahan diri dan tidak menyebarkan spekulasi," ujar dia.














