Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Cetak Sejarah, Pesawat Antariksa Arab Masuk Orbit Mars

Cetak Sejarah, Pesawat Antariksa Arab Masuk Orbit Mars
Pesawat antariksa Al-Amal milik UAE sukses memasuki orbit Mars. (Instagram.com/human.mars)

Abu Dhabi, IDN TimesPesawat antariksa milik Uni Arab Emirates (UAE) Al-Amal saat ini telah sukses memasuki orbit Mars. Kesuksesan tersebut membuat para ilmuwan dan rakyat di UAE bersorak gembira. Itu karena mereka telah mencetak sejarah dengan menjadi negara Arab pertama yang melaksanakan misi Mars.

Awalnya, ketika UAE menginginkan misi tersebut, mereka jadi bahan cibiran. Bahkan ketika sekumpulan insinyur muda yang rata-rata berusia 27 tahun dikumpulkan pada tahun 2014, nyinyiran itu semakin nyaring.

Kini anak-anak muda yang jadi cibiran sekitar tujuh tahun silam menggebrak dunia. Dengan dukungan gelontoran dana yang berlimpah, UAE Space Agency sukses mengirim pesawat antariksa miliknya ke Mars hanya dalam jangka waktu tujuh tahun! Sebuah pencapaian luar biasa.

1. Dipimpin oleh ilmuwan perempuan muda

Sarah Al-Amiri. (Instagram.com/sarahamiri1)
Sarah Al-Amiri. (Instagram.com/sarahamiri1)

Pesawat antariksa Al-Amal memasuki orbit Mars pada tanggal 9 Februari 2021 pada pukul 10:57 waktu setempat. Warga Arab yang berada di UAE yang menyaksikan hal tersebut bersorak-sorai kegirangan. Mereka melompat bahagia karena misi Mars pertama negara tersebut sukses memasuki orbit.

Lebih menarik lagi, sekitar 80 persen tim ilmiah dibalik program tersebut adalah perempuan. Para perempuan di UAE memiliki posisi yang sangat dihargai dan ini berbeda dengan posisi perempuan-perempuan di negara Arab lain yang biasanya dianggap sebagai warga negara second sex (kelas kedua).

Melansir dari laman Deutsche Welle, kepala program misi Mars UAE adalah Sarah al-Samiri. Perempuan cantik berjilbab itu memimpin UAE mengukirkan nama menjadi negara kelima di dunia yang berhasil mengirimkan pesawat antariksa ke Mars.

Al-Amiri yang menjadi kepala Badan Antariksa sekaligus Menteri Negara Kemajuan Ilmu Pengetahuan Emirat, mengatakan bahwa mereka “menanti dengan nyaman, dengan cemas mengantisipasi masuknya kami ke dalam perlombaan eksplorasi ruang angkasa sebagai sebuah bangsa,” katanya.

2. Terbang selama tujuh bulan

Roket untuk mengirim pesawat antariksa UAE. (Instagram.com/nkknspace)
Roket untuk mengirim pesawat antariksa UAE. (Instagram.com/nkknspace)

Pesawat Al-Amal milik UAE terbang dari Tanegashima Space Center di Jepang pada tanggal Juli 2020. Pesawat tersebut kemudian menembus langit bumi dan melakukan perjalanan jauhnya menuju Mars. Dengan dua panel surya berkekuatan 600 watt, Al-Amal menempuh perjalanan jauh untuk mencapai misinya.

Melansir dari kantor berita Reuters, Al-Amal butuh waktu sekitar tujuh bulan. Perjalananannya sejauh 494 juta kilometer. Ia akan beroperasi selama satu tahun Mars atau setara dengan 687 hari di bumi. Al-Amal bertugas untuk memantau dan mengumpulkan data cuaca di atmosfer planet Merah. Pesawat tersebut dahulu diterbangkan dengan roket Mitsubishi H-IIA milik Jepang.

Seikh Muhammad bin Rashid Al Maktoum, wakil Presiden UAE mengatakan bahwa upaya memasuki orbit Mars tersebut memiliki peluang 50 persen gagal. Wahana Al-Amal perlu membakar setengah bahan bakar onboard untuk memperlambat dan itu dinilai sebagai bagian paling berbahaya dalam perjalanan tersebut.

Ketika Al-Amal memasuki orbit Mars, Al Maktoum menulis lewat media sosial miliknya bahwa “Hari ini adalah awal dari babak baru dalam sejarah Arab, kepercayaan kemampuan kami untuk bersaing dengan negara orang lain,” tulisnya.

3. Pesan kepada jutaan anak muda Arab

Pesawat antariksa Al-Amal artinya adalah “Harapan”. Nama pesawat itu dipilih dari ribuan saran dan oleh Al Maktoum nama tersebut “mengirimkan pesan optimisme kepada jutaan anak muda Arab.” Selama bertahun-tahun, mereka menjalin kerjasama dengan University of Colorado di AS yang jauh lebih pengalaman soal Mars untuk mewujudkan mimpinya.

UAE telah berusaha untuk menjauh dari bisnis kegiatan industri minyaknya. Mereka telah mencoba untuk merangkul industri baru, salah satunya adalah ambisi menjadi negara yang terlibat dalam perlombaan luar angkasa.

Melansir dari laman Space, Sarah Al-Amiri mengatakan misi tersebut untuk menginspirasi kaum muda. Kepada tim Space, ia mengaku bahwa misi tersebut telah membuatnya tegang ketika Al-Amal akan memasuki orbit Mars.

Al-Amiri mengatakan ketika ia berjalan ke kantor dan bertemu dengan seluruh tim, mereka berkata, “Semoga sukses dan doa kami bersamamu dan kamu membuat kami semua bangga,” kata mereka kepada Al-Amiri. Orang-orang secara acak mengirim salam dan doa demi tercapainya kesuksesan tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Related Articles

See More

Bakom Klarifikasi soal Homeless Media: Tak Ada Kontrak-Arahan

07 Mei 2026, 22:53 WIBNews