Dukung Filipina di Keketuaan ASEAN, RI: Kita Jaga Stabilitas Kawasan!

- Indonesia menegaskan dukungan penuh bagi Filipina yang memegang keketuaan ASEAN 2026, dengan komitmen menjaga stabilitas dan memperkuat persatuan kawasan di tengah ketidakpastian global.
- Menlu Filipina Theresa Lazaro menyampaikan apresiasi atas dukungan Indonesia serta menegaskan kesiapan negaranya menjaga momentum kerja sama konkret antarnegara anggota selama masa keketuaan.
- Filipina bersiap menjadi tuan rumah KTT ASEAN mendatang dan berharap partisipasi aktif Indonesia untuk memperkuat koordinasi serta respons bersama terhadap isu-isu global.
Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan, Indonesia memberikan dukungan penuh terhadap Filipina yang memegang keketuaan ASEAN tahun ini. Kepemimpinan Filipina di ASEAN terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tantangan kawasan.
Hal tersebut disampaikan Menlu Sugiono dalam pertemuan Joint Commission for Bilateral Cooperation (JCBC) ke-8 bersama Menteri Luar Negeri Filipina Theresa Lazaro di Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Menurut Sugiono, peran Filipina sebagai ketua menjadi penting dalam menjaga stabilitas dan arah kawasan ASEAN ke depan. “Indonesia juga menegaskan kembali dukungan penuh kami dan komitmen bersama untuk memperkuat persatuan dan sentralitas ASEAN di tengah meningkatnya ketidakpastian,” ujarnya dalam pernyataan pers bersama di Gedung Pancasila.
Sementara itu, Filipina juga menyambut dukungan tersebut dan menilai kerja sama dengan Indonesia menjadi kunci dalam menjaga stabilitas kawasan.
1. Peran ASEAN di tengah tekanan global

Sugiono menekankan, situasi global yang tidak menentu menuntut ASEAN untuk tetap solid dan relevan. Ia menyebut, tantangan kawasan tidak hanya berasal dari dalam, tetapi juga dari dinamika global yang semakin kompleks.
“Pertemuan hari ini mencerminkan kemitraan kuat antara Indonesia dan Filipina sebagai tetangga dekat dan pendiri ASEAN,” kata Sugiono.
Dengan posisi strategis tersebut, kedua negara dinilai memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga arah kebijakan kawasan.
2. Filipina siap jaga momentum ASEAN

Dalam kesempatan sama, Menlu Filipina Theresa Lazaro berterima kasih atas dukungan Indonesia. Ia menegaskan, komitmen negaranya untuk menjaga momentum kerja sama ASEAN selama masa keketuaan.
Ia juga menyampaikan rencana untuk terus mendorong kerja sama konkret antarnegara anggota.
“Saya juga ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan Indonesia terhadap keketuaan Filipina,” ujar Lazaro.
Menurutnya, dukungan Indonesia akan menjadi faktor penting dalam keberhasilan agenda ASEAN ke depan.
3. Fokus ke KTT ASEAN mendatang

Filipina juga mengungkapkan kesiapan menjadi tuan rumah pertemuan ASEAN dalam waktu dekat. Lazaro berharap Indonesia dapat berpartisipasi aktif dalam agenda tersebut.
“Kami menantikan kehadiran presiden dan menteri luar negeri di Filipina dalam KTT pertama yang akan kami pimpin,” katanya.
Ia berharap diskusinya dengan Sugiono hari ini dapat memperkuat koordinasi dan respons ASEAN terhadap berbagai isu global.
















