Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

- Dua gempa dahsyat di Venezuela menewaskan 1.450 orang, melukai lebih dari 3.000 warga, dan memaksa lebih dari 12 ribu orang mengungsi akibat kerusakan parah pada ratusan bangunan.
- Pemerintah membentuk komisi kepresidenan untuk menilai kelayakan rumah dan infrastruktur dengan sistem kode warna, serta satuan tugas khusus guna membangun penampungan sementara dan program rekonstruksi perumahan.
- Pemulihan layanan publik mulai terlihat dengan 75 persen listrik, 68 persen air bersih, dan 90 persen jalan kembali berfungsi, dibantu ribuan personel penyelamat internasional dalam operasi pencarian korban.
Jakarta, IDN Times - Pemerintah Venezuela mulai menyiapkan langkah pemulihan setelah dua gempa bumi dahsyat yang mengguncang negara itu pekan lalu menewaskan sebanyak 1.450 jiwa. Di tengah operasi pencarian yang masih berlangsung, pemerintah membentuk komisi khusus untuk memeriksa kelayakan rumah dan infrastruktur yang rusak akibat bencana.
Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodríguez, mengatakan, hingga Minggu (28/6/2026), sedikitnya 3.150 orang mengalami luka-luka, sementara 12.721 warga terpaksa mengungsi setelah rumah mereka rusak atau hancur.
Sebanyak 774 bangunan dilaporkan mengalami kerusakan atau runtuh, termasuk sejumlah rumah sakit. Meski demikian, tim penyelamat masih terus bekerja mencari korban yang kemungkinan masih terjebak di bawah reruntuhan.
“Kami sedang berada dalam masa-masa yang kritis, masa-masa yang sangat penting untuk terus menyelamatkan nyawa,” kata Jorge Rodríguez dalam pidato yang disiarkan televisi nasional, dikutip dari CNN, Senin (29/6/2026).
1. Pemerintah bentuk komisi periksa kondisi bangunan

Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, mengumumkan pembentukan komisi kepresidenan yang bertugas menilai kondisi rumah dan infrastruktur yang terdampak gempa.
“Komisi kepresidenan ini sudah mulai bekerja untuk memverifikasi kondisi kelayakan huni, guna menentukan apakah masyarakat dapat kembali ke rumah mereka dengan aman,” ujar Rodríguez dalam siaran televisi pemerintah.
Komisi tersebut dipimpin insinyur Francisco Garcés dan melibatkan berbagai lembaga pemerintah, organisasi profesi teknik, serta perguruan tinggi.
Pemerintah juga akan menerapkan sistem klasifikasi menggunakan kode hijau, kuning, dan merah untuk menentukan tingkat keamanan setiap bangunan.
“Masih ada rasa takut yang besar dari warga yang rumahnya terdampak, tetapi tanda-tanda kerusakan dari luar belum tentu menunjukkan adanya kerusakan struktur bangunan,” kata Rodríguez.
2. Tempat penampungan hingga rekonstruksi disiapkan

Selain membentuk komisi penilai bangunan, pemerintah juga membentuk satuan tugas khusus yang akan menangani warga kehilangan tempat tinggal. Rodríguez mengatakan, satuan tugas tersebut akan bertanggung jawab membangun kamp-kamp penampungan sementara sekaligus menyiapkan program rekonstruksi perumahan.
Satuan tugas itu dipimpin oleh Ketua Majelis Nasional Jorge Rodríguez, yang juga merupakan saudara kandung Presiden sementara Venezuela.
Pemerintah menargetkan proses pembangunan kembali rumah-rumah warga dapat dimulai dalam waktu sesingkat mungkin agar para korban segera memiliki tempat tinggal yang layak.
3. Layanan dasar mulai dipulihkan

Di tengah proses tanggap darurat, pemerintah mengklaim pemulihan layanan publik di wilayah terdampak mulai menunjukkan perkembangan, khususnya di negara bagian La Guaira yang mengalami kerusakan paling parah.
Menurut Delcy Rodríguez, sekitar 75 persen layanan listrik telah kembali beroperasi, sementara 68 persen layanan air bersih berhasil dipulihkan. Selain itu, sekitar 90 persen infrastruktur jalan di wilayah tersebut telah kembali dapat digunakan sehingga mempermudah distribusi bantuan dan mobilitas tim penyelamat.
Jorge Rodríguez juga menyampaikan apresiasi kepada komunitas internasional atas bantuan yang diberikan. Hingga saat ini, sedikitnya 2.624 personel penyelamat internasional dan 137 anjing pelacak telah diterjunkan untuk membantu operasi pencarian dan penyelamatan korban gempa di Venezuela.















