Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Hamas Bubarkan Pemerintah Darurat Gaza, Diganti Komite dari BoP

Hamas Bubarkan Pemerintah Darurat Gaza, Diganti Komite dari BoP
potret Hamas (farnews.ir/Hadi Mohammad via commons.wikimedia.org/Hadi Mohammad)
Intinya Sih
  • Hamas resmi membubarkan Komite Darurat Gaza dan menyerahkan kekuasaan kepada National Committee for the Administration of Gaza (NCAG) yang dibentuk oleh Dewan Perdamaian (BoP).
  • NCAG akan memimpin pemerintahan Gaza secara independen, mengelola pegawai negeri, serta menjalankan mandat administratif sesuai Rencana Perdamaian Gaza dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803.
  • Komite NCAG dipimpin teknokrat Palestina Ali Shaath, menandai berakhirnya kekuasaan Hamas di Gaza sejak 2007 dan awal transisi menuju tata kelola baru di bawah BoP.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Milisi Hamas Palestina mengumumkan pembubaran Komite Darurat Gaza pada Senin (6/7/2026). Komite Darurat Gaza sendiri merupakan pemerintahan darurat yang dibentuk Hamas untuk menguasai Gaza selama agresi Israel. 

Pembubaran Komite Darurat Gaza merupakan upaya Hamas untuk memuluskan transisi pemerintahan yang baru. Sebab, Gaza bakal dikuasai oleh komite dari Dewan Perdamaian (BoP) Gaza bernama National Committee for the Administration of Gaza (NCAG).

1. NCAG akan membuat Gaza menjadi lebih baik

Logo National Committee for the Administration of Gaza (NCAG).
potret logo National Committee for the Administration of Gaza (NCAG) (commons.wikimedia.org/National Committee for the Administration of Gaza)

Dalam pernyataannya, Hamas mengatakan, NCAG akan membuat Gaza menjadi lebih baik. Sebab, komite tersebut akan mengatur seluruh pegawai negeri terbaik di Gaza agar siap berkontribusi dan melayani seluruh kebutuhan warga. Milisi tersebut menambahkan bahwa mereka juga sudah memenuhi seluruh persyaratan administratif untuk menyerahkan kekuasaan Gaza ke NCAG. 

“Seluruh pegawai negeri akan siap bekerja di bawah tanggung jawab Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (NCAG). Ketua komite darurat pemerintah, Mohammed al-Farra, telah resmi mengajukan pengunduran diri,” kata Kepala Kantor Media Pemerintah Hamas, Ismail al-Thawabta, kepada AFP dikutip Times of Israel

2. NCAG bisa memerintah Gaza secara independen

Sejumlah bangunan di Gaza hancur akibat diserang Israel.
potret Gaza yang hancur diserang Israel (unsplash.com/Emad El Byed)

Senada dengan Hamas, BoP juga mengatakan, kehadiran NCAG sebagai otoritas baru di Gaza bakal membuat wilayah tersebut menjadi lebih baik. Sebab, NCAG berisi orang-orang ahli yang bisa memerintah Gaza secara independen tanpa kontrol dari pihak mana pun, terutama dari Hamas. 

“Konsolidasi semua senjata di bawah kendali NCAG sebagaimana diatur dalam Rencana Perdamaian Gaza Komprehensif dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803. Transfer wewenang yang sejati harus memungkinkan NCAG untuk menjalankan mandatnya secara independen, termasuk mengambil keputusan administratif dan tata kelola yang dipercayakan kepadanya,” jelas BoP.

3. Ketua NCAG merupakan seorang dari Palestina

Bendera Palestina sedang berkibar.
potret bendera Palestina (pexels.com/Alfo Medeiros)

Meski dibentuk BoP, NCAG tidak akan diketuai oleh seorang dari Amerika Serikat, tetapi oleh seorang dari Palestina. NCAG bakal dipimpin oleh seorang teknokrat Palestina bernama Ali Shaath. Shaathlah yang akan memimpin Gaza agar menjadi lebih baik di bawah naungan NCAG dan BoP. 

Sebagai informasi, NCAG merupakan komite khusus yang dibentuk BoP untuk menggantikan pemerintahan Hamas di Gaza. Kehadiran NCAG ini mengakhiri kekuasaan Hamas di Gaza yang sudah berlangsung sejak 2007 silam. NCAG ini dibentuk dengan tujuan untuk memuluskan 20 rencana Presiden AS, Donald Trump, untuk membuat Gaza menjadi lebih baik usai terdampak agresi Israel selama bertahun-tahun. Salah satunya adalah memuluskan rencana rekonstruksi Gaza.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Ernia Karina
EditorErnia Karina

Related Articles

See More