Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jelang Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Jutaan Pelayat Hadir di Iran

Jelang Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Jutaan Pelayat Hadir di Iran
Peti jenazah pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei sebelum dimakamkan secara kenegaraan di Iran. (AFP/Atta Kanare)
Intinya Sih
  • Jutaan pelayat memadati Grand Mosalla, Teheran, untuk menghormati Ayatollah Ali Khamenei yang tewas akibat serangan AS dan Israel di tengah gencatan senjata rapuh antara Iran dan AS.
  • Sekitar 30 negara mengirim delegasi ke prosesi pemakaman kenegaraan terbesar Iran, termasuk Pakistan, China, dan Afghanistan, sementara publik menantikan kemunculan Mojtaba Khamenei sebagai penerus ayahnya.
  • Rangkaian pemakaman berlangsung di Teheran, Najaf, Karbala, hingga Mashhad dengan penutupan kantor dan pembatasan lalu lintas sebagai bentuk penghormatan nasional bagi pemimpin tertinggi Iran tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Jenazah Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tiba di Grand Mosalla, Teheran, pada Jumat (3/7/2026), menjelang prosesi pemakaman kenegaraan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (4/7/2026). Upacara tersebut diperkirakan menjadi salah satu prosesi pemakaman terbesar dalam sejarah Iran, dengan kehadiran jutaan pelayat serta delegasi dari puluhan negara.

Khamenei dilaporkan tewas dalam serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang memicu perang di Timur Tengah. Prosesi pemakaman sempat ditunda ketika konflik masih berlangsung, namun kini dilaksanakan setelah Iran dan AS mencapai kesepakatan awal untuk menghentikan pertempuran melalui gencatan senjata yang masih dinilai rapuh.

Media pemerintah Iran memperlihatkan peti jenazah Khamenei yang diselimuti bendera nasional Iran dibawa memasuki Grand Mosalla, salah satu kompleks keagamaan dan seremoni terbesar di Teheran. Sejumlah foto juga memperlihatkan para pelayat berpakaian hitam memenuhi lokasi upacara.

Iran memperkirakan antara 15 hingga 20 juta orang akan menghadiri rangkaian pemakaman tersebut. Jika terealisasi, jumlah itu akan menjadikannya sebagai pemakaman kenegaraan terbesar yang pernah digelar di negara tersebut.

1. Grand Mosalla jadi pusat penghormatan terakhir

Ayatollah Ali Khamenei sedang menghadiri pertemuan.
potret eks Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei (commons.wikimedia.org/Khamenei.ir)

Grand Mosalla disiapkan sebagai lokasi penghormatan terakhir bagi Khamenei selama tiga hari. Kompleks itu dihiasi berbagai spanduk bergambar Khamenei beserta kutipan-kutipannya sebagai penghormatan kepada sosok yang memimpin Iran selama puluhan tahun.

Selain jenazah Khamenei, jenazah sejumlah anggota keluarganya yang juga tewas dalam serangan akan disemayamkan di lokasi yang sama.

Ketua Parlemen Iran sekaligus kepala negosiator Teheran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengajak masyarakat memenuhi prosesi pemakaman tersebut.

“Kepada seluruh rakyat Iran, tulislah lembaran yang gemilang dalam sejarah Iran Islam melalui kehadiran Anda,” kata Ghalibaf, dikutip dari Channel News Asia.

Ia juga menambahkan, “Seruan bangsa untuk membalas dendam harus bergema di telinga seluruh dunia.”

Sehari sebelum upacara, para pekerja masih melakukan penataan kawasan Grand Mosalla. Salah seorang pekerja, Hossein Moghadassi, mengatakan lokasi dipersiapkan untuk menyambut kedatangan masyarakat dari seluruh penjuru Iran. “Kami menanam bunga dan menyiram tanaman untuk upacara perpisahan bagi pemimpin kami yang gugur,” ujar Moghadassi.

Ia menambahkan, “Orang-orang akan datang dari seluruh Iran. Akan ada kerumunan yang sangat besar.”

2. Delegasi puluhan negara dijadwalkan hadir

Ayatollah Ali Khamenei sedang melambaikan tangan.
potret eks Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei (tasnimnews.ir/Mahmoud Hosseini via commons.wikimedia.org/Mahmoud Hosseini)

Pemerintah Iran menyatakan sekitar 30 negara akan mengirimkan perwakilan dalam prosesi pemakaman tersebut. Pakistan mengonfirmasi Perdana Menteri Shehbaz Sharif akan hadir setelah negara itu berperan sebagai mediator dalam perundingan Iran-AS.

Selain Pakistan, China, Afghanistan, serta sejumlah negara tetangga Iran di kawasan Kaukasus juga menyatakan akan mengirimkan delegasi resmi.

Masyarakat dari Irak, Afghanistan, dan Pakistan juga diperkirakan akan berdatangan ke Teheran untuk mengikuti penghormatan terakhir kepada Khamenei.

Hingga kini belum dipastikan apakah putra Khamenei sekaligus penerusnya sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, akan menghadiri upacara utama di Teheran. Ia belum pernah tampil di hadapan publik sejak disebut menggantikan posisi ayahnya.

3. Rangkaian pemakaman berlangsung di tiga kota

Suasana jalan di Kota Teheran, Iran.
potret jalan di Kota Teheran, Iran (pexels.com/Mohammad hassan Taheri)

Setelah prosesi penghormatan di Teheran selesai, jenazah Khamenei akan dibawa menuju kota suci Najaf dan Karbala di Irak sebelum dimakamkan pada 9 Juli di kompleks makam Imam Reza di Mashhad, kota kelahirannya di Iran timur laut.

Selama rangkaian pemakaman berlangsung, pemerintah menetapkan hari libur di Teheran serta dua kota suci, yakni Qom dan Mashhad. Seluruh kantor pemerintahan maupun swasta di Teheran juga diperintahkan tutup mulai Sabtu hingga Senin.

Pembatasan lalu lintas diberlakukan di sebagian besar pusat kota Teheran untuk mengantisipasi membludaknya pelayat. Ruang udara ibu kota juga akan ditutup sebagian mulai Jumat dan ditutup sepenuhnya pada Senin.

Prosesi pemakaman berlangsung di tengah upaya diplomatik yang masih rapuh antara Iran dan AS setelah kedua negara menyepakati kesepakatan awal untuk menghentikan konflik yang telah memicu ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar

Related Articles

See More