Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kelompok Yahudi AS Demo di Depan Rumah Wali Kota New York

Kelompok Yahudi AS Demo di Depan Rumah Wali Kota New York
ilustrasi demo (pexels.com/Alfo Medeiros)
Intinya Sih
  • Kelompok Yahudi AS menggelar demo besar di depan rumah Wali Kota New York, Zohran Mamdani, memprotes sikapnya yang dianggap anti terhadap umat Yahudi.
  • Aksi ini dipimpin oleh EndJewHatred bersama beberapa organisasi lain, menuntut Mamdani mundur karena dinilai gagal menjaga toleransi dan melawan ujaran kebencian.
  • Demo berlangsung kondusif dengan pengamanan ketat polisi, tanpa kekerasan, meski Mamdani terus menuai kritik atas pandangannya terhadap Israel dan konflik Gaza.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kelompok Yahudi Amerika Serikat (AS) dilaporkan menggelar demo besar-besaran di depan rumah Wali Kota New York, Zohran Mamdani, yang terletak di Manhattan pada Selasa (26/5/2026) malam waktu setempat. Demo tersebut digelar sebagai bentuk protes terhadap Mamdani yang dinilai sangat anti terhadap umat Yahudi AS.

Demo tersebut diprakarsai oleh kelompok Yahudi AS bernama EndJewHatred. Untuk menggelar demo, EndJewHatred juga dibantu oleh beberapa organisasi lainnya, seperti Israeli American Council, Catholic League, dan Zionist Organization of America. 

1. Kelompok Yahudi AS baru pertama kali mendemo Mamdani

Warga sedang berdemo.
ilustrasi demo (pexels.com/Life Matters)

Ini merupakan kali pertama kelompok Yahudi AS berdemo untuk memprotes Mamdani. Sebab, mereka geram terhadap sang wali kota karena sangat anti terhadap umat Yahudi. Padahal, AS adalah negara yang menganut paham Liberal di mana setiap warganya dibebaskan untuk memilih agama sesuai keyakinan mereka masing-masing.

Dalam demo ini, para peserta mendesak Mamdani untuk mundur dari jabatannya sebagai Wali Kota New York. Mereka menganggap Mamdani telah gagal menangkal paham-paham radikal di wilayah yang dipimpinnya, terutama yang berkaitan dengan ujaran kebencian terhadap umat Yahudi. Mereka juga menganggap Mamdani gagal membuat New York menjadi kota yang menjunjung tinggi toleransi beragama.

2. Kelompok Yahudi AS kecewa terhadap kepemimpinan Mamdani

Zohran Mamdani sedang tersenyum.
potret Wali Kota New York, Zohran Mamdani (commons.wikimedia.org/Karamccurdy)

Dalam demo tersebut, ratusan peserta membawa bendera bertuliskan sejumlah kata yang menggambarkan kekecewaan terhadap Mamdani. Beberapa di antaranya, seperti “Zohran Mamdani harus pergi, “Dari sungai ke laut, Kota New York akan merdeka”, dan “Copot Mamdani”. 

“Nenek moyang kita mempertaruhkan segalanya agar kita dapat memastikan bahwa Amerika (Serikat) benar-benar menjadi tanah kebebasan beragama tempat orang Yahudi dapat berkembang dan Kota New York dibangun oleh orang Yahudi, Tuan Mamdani,” kata seorang influencer kondang AS, Zach Sage Fox, kepada para peserta demo, seperti dilansir Times of Israel.  

3. Demo berlangsung kondusif

Polisi sedang berjaga di depan para demonstran.
Polisi sedang berjaga di depan para demonstran. (pexels.com/Life Matters)

Demo yang dilakukan di depan rumah Mamdani ini dilaporkan berlangsung kondusif. Sebab, ada barisan barikade polisi yang berjaga agar para demonstran tidak masuk ke dalam rumah Mamdani. Demo juga tidak berakhir anarkis dan tidak memakan korban jiwa.

Sejak dilantik sebagai Wali Kota New York pada Januari lalu, Mamdani memang sudah banyak menuai kecaman dari kelompok Yahudi AS. Sebab, Mamdani secara terang-terangan mengatakan tidak akan mengakui Israel sebagai negara Yahudi yang berdaulat. Sejak menjabat, ia juga secara terang-terangan mengecam serangan Israel ke Gaza. Ia menganggap serangan tersebut sebagai genosida yang melanggar hukum internasional. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella

Related Articles

See More