Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Wamenkes: Klinik Lapas Jangan Lagi Cuma Menunggu Orang Sakit

Wamenkes: Klinik Lapas Jangan Lagi Cuma Menunggu Orang Sakit
Kegiatan bakti sosial Pemasyarakatan dalam rangka HUT ke-81 RI yang diselenggarakan Kementerian Imipas di RSUP Pemasyarakatan, Jakarta Timur dan Lapas Kelas I Cipinang, Jakarta Timur. (IDN Times/Lia Hutasoit)
  • Benjamin Paulus Octavianus meminta lapas memeriksa tekanan darah dan gula darah warga binaan setiap bulan.
  • Pemeriksaan berkala ditujukan untuk menemukan masalah kesehatan lebih awal dan memungkinkan penanganan segera.
  • Program CKG disebut telah menjangkau 73,4 juta orang, dengan target 130 juta orang pada akhir tahun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Setuju tensi dan gula darah warga binaan dicek tiap bulan?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus meminta seluruh lembaga pemasyarakatan (lapas) rutin memeriksa tekanan darah dan gula darah warga binaan setiap bulan. Dia menilai klinik lapas tak semestinya hanya menunggu warga binaan jatuh sakit.

“Mulai hari ini kalian gak boleh nganggur. Diatur berapa orang yang diperiksa tensi, gula darah yang paling gampang dulu,” kata Dante dalam kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, di RSUP Pemasyarakatan, Jakarta Timur Senin (10/8/2026).

  1. 1. Tensi dan gula dicek tiap bulan

    Kegiatan bakti sosial Pemasyarakatan dalam rangka HUT ke-81 RI yang diselenggarakan Kementerian Imipas di RSUP Pemasyarakatan, Jakarta Timur
    Kegiatan bakti sosial Pemasyarakatan dalam rangka HUT ke-81 RI yang diselenggarakan Kementerian Imipas di RSUP Pemasyarakatan, Jakarta Timur dan Lapas Kelas I Cipinang, Jakarta Timur. (IDN Times/Lia Hutasoit)

    Dia meminta pemeriksaan sederhana dilakukan secara berkala terhadap warga binaan, termasuk tekanan darah dan gula darah. Pemeriksaan tersebut ditujukan untuk menemukan masalah kesehatan lebih awal dan memungkinkan penanganan segera.

    “Seluruh napi sebulan sekali ditensi, seluruh napi sebulan sekali dicek gula darah. Yang gula darahnya tinggi tinggal langsung dikontrol ketat, diobatin," ujarnya

  2. 2. Hipertensi bisa picu penyakit berat

    Kegiatan bakti sosial Pemasyarakatan dalam rangka HUT ke-81 RI yang diselenggarakan Kementerian Imipas di RSUP Pemasyarakatan, Jakarta Timur
    Kegiatan bakti sosial Pemasyarakatan dalam rangka HUT ke-81 RI yang diselenggarakan Kementerian Imipas di RSUP Pemasyarakatan, Jakarta Timur dan Lapas Kelas I Cipinang, Jakarta Timur. (IDN Times/Lia Hutasoit)

    Benjamin menjelaskan hipertensi dan diabetes dapat muncul tanpa keluhan. Menurut dia, kondisi tersebut dapat menjadi faktor penyebab stroke, gangguan ginjal, dan serangan jantung apabila tidak dikontrol.

    “Karena hipertensi dan diabetes ini enggak ada keluhannya. Jadi penyebab stroke, penyebab cuci darah ginjal jebol, penyebab serangan jantung, ini karena punya hipertensi dan diabetes yang enggak terkontrol," ujarnya.

  3. 3. CKG diklaim capai 73,4 juta orang

    Kegiatan bakti sosial Pemasyarakatan dalam rangka HUT ke-81 RI yang diselenggarakan Kementerian Imipas di RSUP Pemasyarakatan, Jakarta Timur
    Kegiatan bakti sosial Pemasyarakatan dalam rangka HUT ke-81 RI yang diselenggarakan Kementerian Imipas di RSUP Pemasyarakatan, Jakarta Timur dan Lapas Kelas I Cipinang, Jakarta Timur. (IDN Times/Lia Hutasoit)

    Dia menyebut program CKG telah menjangkau 73,4 juta orang. Dia menargetkan cakupan pemeriksaan meningkat hingga 130 juta orang pada akhir tahun.

    “CKG hari ini kita sudah 73,4 juta orang. Lumayan sudah banyak. Jadi kalau bisa sampai akhir tahun bisa 130 juta," katanya

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More