Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Gelar Santunan Anak Yatim, Dubes Iran Doakan 175 Korban Penyerangan Minab

Gelar Santunan Anak Yatim, Dubes Iran Doakan 175 Korban Penyerangan Minab
Kedubes Iran gelar acara santunan anak yatim dan doa bersama di Jakarta. (Dok. Kedubes Iran)
Intinya Sih
  • Kedubes Iran di Jakarta menggelar acara santunan anak yatim untuk mengenang 175 siswi SD Shajareh Tayyebeh di Minab yang tewas akibat serangan saat kegiatan belajar berlangsung.
  • Dubes Iran Mohammad Boroujerdi menyebut serangan terhadap sekolah tersebut sebagai tindakan keji dan berharap anak-anak Indonesia tak mengalami penderitaan serupa akibat perang.
  • Boroujerdi mengajak masyarakat Indonesia bersyukur atas keamanan yang dimiliki serta mendoakan para korban, menegaskan pentingnya dukungan moral di tengah situasi krisis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Kedutaan Besar Iran untuk Indonesia menggelar acara santunan anak yatim di kediaman resmi Duta Besar (Dubes) Iran, di Menteng, Jakarta, Sabtu (14/3/2026).

Dalam suasana yang emosional, acara ini didedikasikan untuk 175 siswi SD putri Shajareh Tayyebeh di Kota Minab, Iran. Ratusan anak yatim hadir untuk melantunkan doa bersama bagi para siswi yang jadi korban perang.

1. Rasa duka mendalam dari Dubes Iran

Kedubes Iran gelar acara santunan anak yatim dan doa bersama di Jakarta
Kedubes Iran gelar acara santunan anak yatim dan doa bersama di Jakarta. (Dok. Kedubes Iran)

Dubes Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan rasa duka yang mendalam. Dia menyebut serangan terhadap SD Shajareh Tayyebeh itu terjadi ketika aktivitas belajar sedang berlangsung.

"Kita berkumpul di sini untuk mengenang syahidnya 175 siswi SD di Kota Minab yang diserang, dan dijadikan sasaran oleh Amerika Serikat dan rezim zionis Israel," ujar Boroujerdi dalam keterangan resminya.

2. Sebuah tindakan tak berperikemanusiaan

Kedubes Iran gelar acara santunan anak yatim dan doa bersama di Jakarta
Kedubes Iran gelar acara santunan anak yatim dan doa bersama di Jakarta. (Dok. Kedubes Iran)

Boroujerdi mengungkapkan, serangan terhadap fasilitas pendidikan dan anak-anak Iran ini adalah tindakan keji dan tak berperikemanusiaan. Dia berharap anak-anak di mana pun, termasuk di Indonesia, tak mengalami kejadian serupa.

"Saya mendoakan adik-adik semua tidak pernah berhadapan, menyaksikan, maupun mengalami keadaan perang yang sedang dialami oleh putra-putri bangsa kami," kata dia.

3. Mengajak masyarakat Indonesia bersyukur

Kedubes Iran gelar acara santunan anak yatim dan doa bersama di Jakarta
Kedubes Iran gelar acara santunan anak yatim dan doa bersama di Jakarta. (Dok. Kedubes Iran)

Lebih lanjut, Boroujerdi mengajak masyarakat Indonesia untuk mensyukuri keamanan yang kini dirasakan. Ia mengajak semua yang ada di dalam acara santunan ini untuk mendoakan 175 anak yang jadi korban di Iran.

"Marilah kita mendoakan dan mengenang 175 anak yang syahid dalam serangan kepada negara kami, dan seluruh anak-anak yang menjadi sasaran tindakan pengecut dan zalim," kata Boroujerdi.

Acara ditutup dengan tahlilan dan doa bersama untuk para syuhada anak-anak. Melalui agenda ini, Kedubes Iran ingin menegaskan bahwa dukungan moral dan doa dari masyarakat Indonesia sangat berarti di tengah situasi krisis.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us

Latest in News

See More