Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Langgar HAM, Spanyol Desak UE Putus Kesepakatan dengan Israel

Langgar HAM, Spanyol Desak UE Putus Kesepakatan dengan Israel
Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez. (Presidencia de la República del Ecuador, Public domain, via Wikimedia Commons)
Intinya Sih
  • PM Spanyol Pedro Sanchez mendesak Uni Eropa memutus kerja sama dengan Israel karena dianggap melanggar HAM terhadap warga Palestina dan prinsip hukum internasional.
  • Sanchez menolak perang ilegal Israel di Timur Tengah yang menewaskan ribuan orang, sementara Israel menuduhnya bersikap hipokrit dan menyebarkan antisemitisme.
  • Spanyol, Irlandia, dan Slovenia menuding Israel melanggar kesepakatan asosiasi UE melalui kebijakan hukuman mati bagi warga Palestina serta tindakan brutal di Tepi Barat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri (PM) Spanyol, Pedro Sanchez mengatakan akan mendesak Uni Eropa (UE) untuk memutus asosiasi kerja sama dengan Israel. Sebab, Israel telah melanggar hak asasi manusia (HAM) kepada warga Palestina. 

“Pemerintah yang melanggar hukum internasional dan maka dari itu, pelanggaran prinsip dan nilai-nilai Eropa, tidak dapat menjadi rekanan dari Uni Eropa. Ini cukup mudah,” tuturnya, dikutip dari EFE, Senin (20/4/2026).

Beberapa tahun terakhir, hubungan Spanyol dan Israel menegang imbas perang di Gaza. Spanyol juga menolak serangan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran. 

1. Sanchez menolak perang ilegal yang dilakukan Israel

Sanchez menyatakan penolakannya terhadap perang ilegal yang dilakukan Israel di Timur Tengah. Menurutnya, serangan Israel telah membuat ribuan nyawa manusia melayang. 

“Maka dari itu, saya meminta siapapun yang memulai perang ini untuk menghentikan perang dan menghentikan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu,” ungkapnya. 

Ia menambahkan, Spanyol adalah teman dekat warga Israel. Namun, Madrid tidak setuju dengan pelanggaran hukum internasional yang menimbulkan penderitaan dan tewasnya warga negara lain.

2. Israel sebut Sanchez berteman dengan pelanggar HAM

Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar mengungkapkan bahwa pernyataan Sanchez adalah hipokrisi. Menurutnya, Sanchez juga berteman dengan sejumlah pemimpin melanggar kemanusiaan. 

“Kami tidak menerima hipokrisi dari seseorang yang berteman dengan pelanggar HAM, seperti Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan dan mantan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Pemerintahan yang menerima terima kasih dari rezim brutal Iran dan organisasi teroris,” katanya. 

Menurutnya, tindakan Sanchez sama dengan menyebarkan antisemitisme. Situasi ini semakin meningkatkan ketegangan Spanyol dan Israel. 

3. Spanyol, Irlandia, dan Slovenia tuding Israel melanggar kesepakatan dengan UE

Sehari sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Spanyol, Irlandia, dan Slovenia menuding Israel melanggar kesepakatan asosiasi dengan UE. Ketiganya sudah melayangkan surat kepada Wakil Diplomat UE, Kaja Kallas. 

Dilansir Politico, mereka menyebut bahwa persetujuan hukuman mati dari Parlemen Israel kepada warga Palestina adalah pelanggaran HAM. Selain itu, memperbolehkan aksi brutal dari okupan Israel di Tepi Barat adalah pelanggaran dasar kemanusiaan. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ernia Karina
EditorErnia Karina
Follow Us

Latest in News

See More