"Pada prinsipnya, ia (Karol Nawrocki) melanjutkan perjuangan politik di dalam negaranya sendiri dengan membangkitkan sentimen kebencian terhadap warga Ukraina. Apa yang dilakukan (Viktor) Orban dan saya pikir itu akan berakhir buruk," kata Zelenskyy dalam sebuah wawancara pada Minggu (21/6/2026), seperti dikutip Anadolu Agency.
Zelenskyy: Presiden Polandia Cari Panggung Politik Lewat Isu Ukraina

- Zelenskyy menuduh Presiden Polandia Karol Nawrocki memanfaatkan isu Ukraina untuk kepentingan politik domestik dan menyebarkan sentimen anti-Ukraina demi popularitas di pemilu 2027.
- Hubungan antara Zelenskyy dan Nawrocki memanas setelah saling sindir di media sosial serta pencabutan gelar kehormatan oleh Polandia akibat perbedaan pandangan soal sejarah Perang Dunia II.
- Zelenskyy memilih mengembalikan gelar kehormatan dari Polandia, menegaskan bahwa martabat dan kehormatan Ukraina lebih penting dibanding penghargaan simbolis dari negara lain.
Jakarta, IDN Times - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, menuduh Presiden Polandia, Karol Nawrocki, mencari panggung politik lewat isu yang berkaitan dengan negaranya. Zelenskyy menilai, Nawrocki selama ini sengaja menyebarkan sentimen anti-Ukraina ke warganya untuk mendongkrak popularitasnya di pemilu 2027.
1. Tindakan Nawrocki bisa bikin warga Polandia benci Ukraina

Zelenskyy mengatakan, tindakan Nawrocki tadi bisa membuat semua warga Polandia benci terhadap Ukraina. Hal ini tentu tidak baik bagi hubungan kedua negara ke depannya. Terlebih, Ukraina dan Polandia adalah negara tetangga dekat yang seharusnya bisa menjalin hubungan harmonis.
“Dukungan politik dengan memicu permusuhan terhadap negara tetangga berisiko menyebabkan radikalisasi masyarakat lebih lanjut dan dapat berujung pada eskalasi yang sangat buruk. Tanpa Ukraina, tidak seorang pun akan mampu melindungi Polandia. Itu sama sekali tidak mungkin,” lanjut Zelenskyy.
2. Hubungan Zelenskyy dan Nawrocki sedang memanas

Belakangan ini, hubungan Zelenskyy dengan Nawrocki memang sedang memanas. Keduanya kerap terlibat aksi saling sindir di media sosial. Hal ini akhirnya juga berdampak pada hubungan diplomatik Ukraina dan Polandia.
Pada Jumat (19/6/2026), Nawrocki juga melepas gelar kehormatan tertinggi yang diberikan Polandia kepada Zelenskyy. Hal ini bermula saat Zelenskyy memberi gelar kehormatan kepada tentara Ukraina yang bertugas pada masa Perang Dunia Ke-2. Nawrocki tidak suka dengan langkah tersebut. Sebab, menurutnya, pada masa Perang Dunia Ke-2, tentara Ukraina pernah melakukan pembantaian di Polandia sehingga mereka tidak cocok diberi gelar kehormatan.
3. Zelenskyy bersedia mencopot gelar kehormatan dari Polandia

Alih-alih menolak, Zelenskyy bersedia mencopot gelar kehormatan yang diberikan Nawrocki. Dilansir CBS, Zelenskyy saat ini juga sudah mengembalikan lencana gelar tersebut ke Polandia. Dalam pernyataannya, ia menyebut kehormatan Ukraina lebih berharga daripada gelar yang diberikan Polandia.
"Hari ini, saya mengirimkan penghargaan itu kembali kepada Presiden Polandia. Saya percaya masa depan akan menegaskan rasa hormat yang pantas diterima oleh warga Ukraina," ujar Zelenskyy dalam sebuah unggahan di media sosial X.


















