Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Selat Hormuz Ditutup, Negara Teluk Akan Buat Jalur Pasokan Alternatif

Selat Hormuz Ditutup, Negara Teluk Akan Buat Jalur Pasokan Alternatif
illustrasi selat hormuz (pexels.com/Eslam Mohammed Abdelmaksoud)
Intinya Sih
  • Negara-negara Teluk mempertimbangkan jalur pasokan alternatif, termasuk pembangunan pipa, akibat penutupan Selat Hormuz dan potensi aturan ketat dari Iran.
  • Ketegangan meningkat setelah serangan AS dan Israel ke Iran yang dibalas dengan serangan balik terhadap wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah.
  • Blokade de facto di Selat Hormuz menghambat ekspor minyak dan gas dari kawasan Teluk, memicu penurunan produksi serta lonjakan harga energi global.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Negara-negara Teluk Persia akan mempertimbangkan jalur pasokan alternatif, termasuk pembangunan jalur pipa, akibat situasi di Selat Hormuz, seperti dilaporkan Financial Times, Jumat (27/3/2026) mengutip diplomat dari salah satu negara kawasan yang namanya dirahasiakan.

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Vahid Jalalzadeh sebelumnya telah mengatakan Teheran sedang mengembangkan kerangka hukum baru untuk Selat Hormuz yang akan berlaku setelah konflik berakhir, di mana Iran berencana untuk bekerja sama dengan Oman.

"Negara-negara Teluk akan mencari alternatif, seperti membangun jalur pipa," kata diplomat tersebut menanggapi kemungkinan aturan ketat transit Selat Hormuz oleh Iran, seperti dikutip Financial Times, melansir ANTARA, Sabtu (28/3/2026).

Pada 28 Februari, Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran kemudian melakukan balasan, dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah sebagai bentuk pertahanan diri.

Peningkatan ketegangan di sekitar Iran telah menyebabkan blokade de facto terhadap Selat Hormuz, jalur utama untuk pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global.

Situasi itu juga berdampak terhadap tingkat ekspor dan produksi minyak di kawasan sehingga mendorong terjadinya lonjakan harga.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina
Follow Us

Latest in News

See More