Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Trump Desak Zelenskyy Hentikan Serangan ke Kilang Minyak Rusia

Trump Desak Zelenskyy Hentikan Serangan ke Kilang Minyak Rusia
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Gage Skidmore from Peoria, AZ, United States of America, CC BY-SA 2.0 , via Wikimedia Commons)
  • Donald Trump mendesak Volodymyr Zelenskyy menghentikan serangan terhadap kilang dan fasilitas solar Rusia, karena khawatir memicu kelangkaan solar serta krisis energi global.
  • Ukraina sebelumnya melancarkan serangan drone besar ke Rusia untuk mengganggu pasokan minyak dan mengurangi pendapatan Rusia yang membiayai perang di Ukraina.
  • Kremlin menolak usulan dialog Putin-Zelenskyy di KTT G20 Miami; Putin hanya bersedia bertemu di Moskow, sementara Trump mengaku Putin ingin mengakhiri konflik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mendesak Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy agar tidak menyerang kilang minyak Rusia pada Minggu (13/9/2026). Menurutnya, serangan itu akan mengganggu pasukan minyak dunia. 

Beberapa bulan terakhir, Ukraina sudah meluncurkan serangan drone besar-besaran ke Rusia. Serangan itu bertujuan mengganggu pasokan minyak dan mengurangi pendapatan Rusia untuk membiayai serangan ke Ukraina. 

  1. 1. Sebut akan berdampak pada krisis energi dunia

    ilustrasi kilang minyak
    ilustrasi kilang minyak (unsplash.com/@bfenton_photo)

    Trump mengatakan bahwa Zelenskyy harus menghentikan serangan ke fasilitas untuk memproduksi solar di Rusia untuk menghindari kelangkaan solar. Namun, ia memperbolehkan Ukraina melancarkan serangan ke target lainnya. 

    “Kami sudah berbicara dengan Zelenskyy tentang ini. Masih banyak target lainnya. Jangan menyasar bahan bakar minyak, solar,” terangnya.  

    Dilansir CNN, Trump menyebut krisis energi dapat terjadi bukan karena Timur Tengah melainkan karena apa yang terjadi di Rusia dan Ukraina. Menurutnya, perang di Iran masih terus berlanjut dan dapat memicu kenaikan harga energi global. 

  2. 2. Rusia tolak rencana pertemuan dengan Ukraina di KTT G20

    ilustrasi bendera Rusia
    ilustrasi bendera Rusia (pixabay.com/michel_van_der_vegt)

    Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin menolak proposal Zelenskyy untuk berdialog di KTT G20 di Miami, AS. Ia menekankan bahwa Putin siap bertemu Zelenskyy di Moskow.  

    “Ini tidak mungkin dilakukan. Putin hanya siap bertemu dengan Zelenskyy di Moskow,” tuturnya, dikutip dari Ukrainska Pravda.

    Hingga kini, belum dipastikan apakah Putin akan hadiri KTT G20 pada Desember mendatang. Di sisi lain, Zelenskyy mengaku sudah siap bertemu dan bernegosiasi dengan Putin jika diundang dalam KTT G20. 

  3. 3. Trump mengaku sudah berbicara dengan Putin

    Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump
    Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump. (Gage Skidmore from Peoria, AZ, United States of America, CC BY-SA 2.0, via Wikimedia Commons)

    Pekan lalu, Trump mengaku sudah berbicara dengan Putin. Ia mengklaim bahwa pemimpin Rusia itu ingin mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik terbesar di Eropa usai Perang Dunia II. 

    Dikutip dari TVP World, presiden AS itu menyebut, jika Zelenskyy ingin mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang di negaranya, maka akan semakin baik. Namun, Trump mengingatkan bahwa Putin dan Zelenskyy adalah dua orang yang saling membenci. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More