Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ukraina Tuduh Rusia Pasok Drone dan Rudal ke Iran

Ukraina Tuduh Rusia Pasok Drone dan Rudal ke Iran
ilustrasi bendera Ukraina (unsplash.com/photofixation)
Intinya Sih
  • Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuduh Rusia memasok drone dan rudal ke Iran, memperkuat hubungan militer kedua negara di tengah konflik yang masih berlangsung.
  • Zelenskyy memperingatkan dunia belum siap menghadapi potensi Perang Dunia III, terutama jika konflik di Timur Tengah terus berkembang menjadi perang global.
  • Ukraina melancarkan serangan presisi ke pabrik mikroelektronik Kremniy EL di Bryansk, Rusia, menghancurkan fasilitas penting produksi persenjataan menggunakan rudal jelajah Storm Shadow.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy mengungkapkan bahwa Rusia sudah menyuplai drone dan rudal ke Iran. Menurutnya, perang ini membuat hubungan militer antara Rusia dan Iran semakin menguat. 

“Dalam situasi saat ini, pertanyaannya hanya satu: ketika dan negara mana yang akan pertama mendukung dan mengirimkan tentara? Seperti Rusia, ketika Korea Utara mengirimkan 10 ribu tentara yang dikirim ke Rusia, dapat pula dikirim ke Ukraina,” tuturnya, dikutip dari United24, Rabu (11/3/2026).

Sebelumnya, Zelenskyy sudah mendukung serangan Amerika Serikat (AS) untuk melengserkan rezim Iran. Dukungan ini karena Iran ikut menyuplai senjata ke Rusia untuk menyerang negaranya. 

1. Zelenskyy sebut dunia tidak siap dengan Perang Dunia III

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. (President Of Ukraine, CC0, via Wikimedia Commons)
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. (President Of Ukraine, CC0, via Wikimedia Commons)

Zelenskyy menyebut bahwa dunia tidak siap untuk konflik global baru. Ia memperingatkan bahwa Perang Dunia III tidak hanya mengenai serangan drone dan rudal saja, melainkan juga serangan ofensif skala besar. 

“Dunia masih belum siap karena sebuah perang dunia tidak hanya mengenai rudal dan drone. Maka dari itu, siapapun yang mengalami serangan darat saat ini seperti yang kami alami. Banyak korban tewas dan teknologi baru. Dunia masih belum siap dari sisi teknis,” tuturnya, dilansir TVP World.

Namun, Zelenskyy memperingatkan bahwa perang di Timur Tengah berpotensi jadi konflik global jika tidak dihentikan. Menurutnya, dunia sudah berada di dekat sebuah perang global baru. 

2. Tuding Rusia berniat memanfaatkan perang di Iran

Bendera Rusia. (pixabay.com/michel_van_der_vegt)
Bendera Rusia. (pixabay.com/michel_van_der_vegt)

Pada saat yang sama, Zelenskyy menyatakan bahwa Rusia ingin memanfaatkan situasi di Iran. Moskow berusaha menghindari sanksi dan mendulang keuntungan dari fluktuasi harga minyak dan gas global. 

Dilansir Ukrinform, presiden Ukraina keenam itu meminta agar AS dan Eropa tidak mengangkat sanksi ke Rusia. Ia juga menginstruksikan intelijen untuk terus bekerja secara aktif dalam membatasi kemungkinan Rusia untuk memproduksi persenjataan. 

3. Ukraina serang pabrik mikroelektronik Rusia

Bendera Ukraina. (pexels.com/andrii-smuryhin)
Bendera Ukraina. (pexels.com/andrii-smuryhin)

Angkatan Udara Ukraina melancarkan serangan presisi ke pabrik mikroelektronik Kremniy EL di Bryansk. Serangan itu disebut telah menghancurkan fasilitas kunci untuk memproduksi persenjataan untuk militer Rusia. 

Serangan tersebut dilancarkan menggunakan rudal jelajah Storm Shadow yang langsung menghancurkan bangunan inti pabrik. Sebelum melancarkan serangan, Ukraina sudah mengadakan operasi pengintaian dan menilai serangan di atas Bryansk. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in News

See More