ilustrasi pull-up dengan resistance band (pexels.com/Mike González)
Latihan dapat mencakup:
Pull-up dengan bantuan resistance band. Bantuan mengurangi kesulitan mengangkat tubuh sehingga kamu bisa melatih pola geraknya. Sesuaikan bantuan agar gerakan tetap terkendali.
Latihan fase turun atau eccentric pull-up. Dengan arahan pelatih, gunakan pijakan untuk mencapai posisi atas, lalu turunkan tubuh perlahan. Latihan ini membantu membangun kekuatan dan kontrol saat tubuh bergerak turun.
Kontrol tubuh selama bergerak. Jaga batang tubuh tetap stabil dan minimalkan ayunan, termasuk ketika berlatih fase turun.
Progres menuju pull-up juga bisa terlihat dari bantuan yang makin sedikit atau gerakan turun yang makin terkendali. Angka lat pulldown tetap berguna untuk mencatat perkembangan, tetapi kemampuan di palang perlu dilatih dan dinilai secara langsung.
Referensi
Jacqueline Crockford, “4 Moves to Help You Master the Pull-up,” American Council on Exercise, diakses September 2026.
Kenji Doma, Glen B. Deakin, and Kevin F. Ness, “Kinematic and Electromyographic Comparisons between Chin-Ups and Lat-Pull Down Exercises,” Sports Biomechanics 12, no. 3 (2013): 302–13, doi:10.1080/14763141.2012.760204.
Qian Li et al., “Eight-Week Lat Pull-Down Resistance Training with Joint Instability Leads to Superior Pull-Up Endurance Performance and Reduced Antagonist Coactivation in Recreationally Active Male College Students,” European Journal of Sport Science 25, no. 1 (2025): e12243, doi:10.1002/ejsc.12243.
Nat Deegan, “Eccentric Pull-up,” Australian Strength and Conditioning Association, diakses September 2026.