Memasuki abad ke-21, perkembangan treadmill tidak lagi hanya berfokus pada motor, sabuk, kecepatan, atau kemiringan. Teknologi mulai menjadi bagian penting dari pengalaman berolahraga. Treadmill modern dapat dilengkapi layar sentuh, konektivitas perangkat, akses hiburan, aplikasi kebugaran, hingga program latihan yang dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan pengguna.
Inovasi juga mulai membuat treadmill terasa lebih interaktif. Beberapa pengembangan menggunakan teknologi untuk mendeteksi posisi pelari di atas sabuk sehingga kecepatannya dapat disesuaikan secara otomatis. Ada pula treadmill yang terhubung dengan kelas olahraga virtual dan program latihan digital, membuat pengguna dapat mengikuti sesi olahraga dari rumah.
Meski bentuk dasarnya masih mempertahankan konsep sabuk yang bergerak, fungsi treadmill saat ini sudah jauh berbeda dari cikal bakalnya. Alat yang dahulu digunakan untuk mengangkat beban, membantu pekerjaan, bahkan menjadi sarana hukuman tersebut kini justru menjadi salah satu peralatan olahraga yang paling mudah ditemukan di rumah maupun gym.
Itulah sejarah treadmill yang memiliki perjalanan panjang sebelum menjadi alat olahraga seperti sekarang. Dari alat bantu kerja hingga hukuman penjara, kini treadmill justru jadi andalan di gym. Menarik, ya?
Referensi
"The History Of The Treadmill". Life Fitness. Diakses September 2026.
"The Dark History of The Treadmill". BBC. Diakses September 2026.
"The History of the Treadmill". HFE. Diakses September 2026.