Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

24 Santri Temboro yang Sembuh dari Virus Corona Asal 3 Negara

24 Santri Temboro yang Sembuh dari Virus Corona Asal 3 Negara
Santri positif corona kluster Temboro, jalani isolasi program Wisata COVID-19 di Hotel, Makassar. IDN Times/Pemkot Makassar

Magetan, IDN Times - Sebanyak 24 santri Pondok Pesantren Al-Fatah, Temboro, Magetan, Jawa Timur, dinyatakan sembuh dari virus corona atau COVID-19. Mereka sebelumnya menjalani perawatan di ruang isolasi khusus, milik Dinas Kesehatan Magetan selama 14 hari.

Puluhan santri ini berasal dari tiga negera yakni Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Mereka diperbolehkan kembali ke pesantren setelah dinyatakan negatif virus corona, dan harus menjalani karantina selama 14 hari ke depan.

1. Para santri berasal dari tiga negara

Suasana pondok pesantren Al-Fatah, Temboro, Kabupaten Magetan. (Dok.IDN Times/Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Magetan.)
Suasana pondok pesantren Al-Fatah, Temboro, Kabupaten Magetan. (Dok.IDN Times/Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Magetan.)

Para santri yang berasal dari Malaysia, Thailand, dan Indonesia itu akhirnya diperbolehkan kembali ke pesantren dengan dijemput dua armada bus milik pondok, Senin (18/5). Mereka masih harus menjalani masa karantina mandiri selama 14 hari ke depan.

“Hasil tes swab kedua, para santri itu sudah dinyatakan negatif,” kata Bupati Magetan Suprwoto.

2. Lima santri lainnya masih menjalani karantina dan menunggu hasil tes swab

Rapid tes COVID-19 bagi santriwati Pondok Al-Fatah, Temboro, Magetan di Puskesmas Mejayan beberapa waktu lalu. (IDN Times/Nofika Dian Nugroho)
Rapid tes COVID-19 bagi santriwati Pondok Al-Fatah, Temboro, Magetan di Puskesmas Mejayan beberapa waktu lalu. (IDN Times/Nofika Dian Nugroho)

Meski 24 santri sudah sembuh, masih ada lima santri lainnya yang menjalani karantina secara khusus oleh Dinkes Magetan. Santri yang masih menjalani karantina ini harus menjalani perawatan selama sepekan ke depan, guna memenuhi batasan waktu minimal karantina.

Mereka masih menunggu hasil tes swab yang sedang diuji di laboratorium tunjukan pemerintah menggunakan teknis Polymerase Chain Reaction (PCR). Jika hasilnya dinyatakan negatif, maka kelima santri itu bakal diperbolehkan pulang dan meneruskan masa karantina mandiri.

3. Ada 23 kasus positif COVID-19 di Magetan yang masih menjalani perawatan

Santri Ponpes Temboro jalani isolasi program Wisata COVID-19 di salah satu hotel di Makassar, Sulawesi Selatan, 6 Mei 2020. (IDN Times/Pemkot Makassar)
Santri Ponpes Temboro jalani isolasi program Wisata COVID-19 di salah satu hotel di Makassar, Sulawesi Selatan, 6 Mei 2020. (IDN Times/Pemkot Makassar)

Suprawoto berharap agar pasien lain yang sedang menjalani perawatan di Magetan segera sembuh. Hingga Senin (18/5) petang, jumlah pasien sembuh di kabupaten ini sebanyak 35 orang, dari 60 kasus positif virus corona.

Adapun yang meninggal dunia tercatat sebanyak dua orang. Dengan demikian, sisa kasus positif COVID-19 di Magetan tercatat 23 orang. Mereka berasal dari klaster Temboro, Bogor, dan pabrik rokok Sampoerna.

4. Suami-istri terpapar virus corona dari klaster pabrik Sampoerna

Rapid test yang dilakukan kepada warga (IDN Times/Istimewa)
Rapid test yang dilakukan kepada warga (IDN Times/Istimewa)

Selain dari klaster Temboro, kasus positif juga berasal dari klaster pabrik Sampoerna sebanyak dua orang. Mereka merupakan pasangan suami-istri yang saat ini dirawat di RSUD dr Sayidiman, Magetan. Mereka sebelumnya dirawat di salah satu rumah sakit swasta di wilayah Wiyung, Surabaya.

Atas permintaan keluarga, keduanya dirujuk ke Magetan. Kedatangan pasutri ini bersama seorang anak laki-laki berusia 11 tahun yang dinyatakan negatif, setelah menjalani tes swab. Namun, anak itu masih menjalani isolasi di Puskesmas Poncol.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us

Latest in News

See More

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Cucu Mpok Nori oleh Mantan Suami

05 Apr 2026, 11:49 WIBNews