Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Air Mata Rano Karno Iringi Harapan Masa Depan Jakarta di DPRD DKI

Air Mata Rano Karno Iringi Harapan Masa Depan Jakarta di DPRD DKI
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno di rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta. (YouTube/ DPRD DKI Jakarta)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Rano Karno menitikkan air mata saat menyampaikan harapan untuk masa depan Jakarta dalam rapat paripurna DPRD DKI pada peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta.
  • Ia menegaskan pentingnya transformasi Jakarta menjadi kota global yang berbudaya, berdaya saing, dan tetap berpijak pada akar sejarah serta nilai kemanusiaan.
  • Rano menyoroti bahwa kemajuan sejati Jakarta diukur dari kemampuan kota memberi ruang bagi anak bermimpi, keluarga hidup layak, dan lansia dihormati.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, tak kuasa menahan air mata saat membacakan harapan untuk masa depan Jakarta dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta untuk peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta, Senin (22/6/2026).

Dalam pidatonya, Rano mengatakan, momentum menuju usia lima abad Jakarta harus menjadi titik penting bagi seluruh elemen kota untuk menyiapkan masa depan dengan lebih sungguh-sungguh. Menurut dia, Jakarta tidak hanya harus menjadi kota yang maju dan berdaya saing, tetapi juga berkelanjutan dan lebih manusiawi.

“Bukan hanya masa depan yang lebih maju, lebih berdaya saing, tapi juga lebih berkelanjutan. Masa depan yang menghadirkan rasa aman, kesempatan, keadilan, dan harapan bagi seluruh warganya,” ujar Rano dengan suara bergetar.

1. Jakarta harus mampu bertransformasi menjadi kota global

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno di rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno di rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Dia mengatakan, Jakarta harus mampu bertransformasi menjadi kota global yang tetap berbudaya. Menurut Rano, Ibu Kota perlu tampil percaya diri di mata dunia sebagai pusat pertumbuhan, inovasi, dan peradaban, tanpa tercerabut dari akar sejarahnya.

"Kita ingin menjadikan Jakarta sebagai kota global nan berbudaya, kota yang menatap dunia dengan penuh percaya diri, menjadi pusat pertumbuhan, inovasi, dan peradaban," kata dia.

2. Jakarta kota yang modern, tapi tetap mengenal jati dirinya

Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno dalam agenda Upacara Peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta, Senin (22/6/20
Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno dalam agenda Upacara Peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta, Senin (22/6/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)

Rano menggambarkan Jakarta sebagai kota yang modern tapi tetap mengenal jati dirinya. Kota dengan gedung-gedung tinggi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Kota dengan pertumbuhan cepat, tetapi manfaat pembangunannya dapat dirasakan secara luas oleh seluruh warga.

"Kita ingin menghadirkan Jakarta yang berdaya saing tanpa kehilangan rada kemanusiaan, jakarta inklusif tanpa membedakan latar belakang," ujar dia.

3. Ruang setiap anak untuk bermimpi dan setiap keluarga dapat hidup layak

Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno dalam agenda Upacara Peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta, Senin (22/6/20
Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno dalam agenda Upacara Peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta, Senin (22/6/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)

Menurut dia, ukuran kemajuan sebuah kota bukan hanya dinilai dari gemerlap lampu dan megahnya bangunan, melainkan dari seberapa besar kota itu mampu memberi ruang bagi setiap anak untuk bermimpi, setiap keluarga dapat hidup layak, setiap lansia merasa dihormati.

"Di rumah besar bernama Jakarta. inilah Jakarta yang ingin kita wujudkan dan wariskan ketika kota ini memasuki usia 5 abad," ujar dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari

Related Articles

See More