Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Denmark dan Indonesia Gelar Turnamen Badminton di GBK Arena

Denmark dan Indonesia Gelar Turnamen Badminton di GBK Arena
Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Sten Frimodt Nielsen (kanan) dan Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Umar Hadi (kiri) membuka turnamen badminton. (IDN Times/Evan Yulian Philaret)

Jakarta, IDN Times - Denmark dan Indonesia tahun ini merayakan 75 Tahun Hubungan Diplomatik yang sudah terjalin sejak tahun 1950. Peluncuran perayaan ulang tahun ini ditandai dengan Turnamen Badminton antara Denmark dan Indonesia, yang digelar pada 15 Februari 2025, di GBK Arena, Jakarta.

Turnamen badminton dibuka oleh Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Sten Frimodt Nielsen, serta Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Umar Hadi. Peraih Medali Emas Olimpiade Bulu Tangkis asal Denmark, Viktor Axelsen, juga berpartisipasi dalam acara ini dengan menyampaikan salam melalui video untuk memperingati 75 Tahun Hubungan Diplomatik antara Denmark dan Indonesia.

“Kita memiliki nilai-nilai yang sama. Kedua negara memiliki fondasi yang kuat untuk bekerja sama menuju masa depan yang lebih baik,” kata Umar Hadi pada sambutannya.

1. Olahraga favorit Denmark dan Indonesia

Pertandingan badminton pertama pada Peringatan 75 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Denmark. (IDN Times/Evan Yulian Philaret)Para pemain turnamen badminton Peringatan 75 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Denmark melakukan pemanasan. (IDN Times/Evan Yulian Philaret)
Pertandingan badminton pertama pada Peringatan 75 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Denmark. (IDN Times/Evan Yulian Philaret)Para pemain turnamen badminton Peringatan 75 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Denmark melakukan pemanasan. (IDN Times/Evan Yulian Philaret)

Bulu tangkis memang telah lama menjadi olahraga yang dicintai baik di Denmark maupun Indonesia. Olahraga ini melambangkan persahabatan, kerja sama, kohesi sosial, serta semangat yang sama. Sten Frimodt Nielsen mengungkapkan, inti dari pertandingan ini bukanlah soal menang dan kalah, melainkan bagaimana setiap individu ambil bagian untuk membangun persahabatan kedua negara.

“Saya rasa hubungan ini (Denmark dan Indonesia) telah berkembang menjadi lebih dewasa selama 75 tahun. Saya percaya bahwa agar suatu hubungan tetap kuat, ia harus terus berkembang, terus beradaptasi dan tumbuh bersama,” ujar Sten Frimodt Nielsen.

Adapun turnamen persahabatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai sektor kerja sama, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil dari Denmark dan Indonesia. Para peserta berasal dari berbagai bidang, seperti politik, perdagangan, investasi, pembangunan, maritim, kesehatan, lingkungan, energi, pangan dan pertanian, serta konsuler dan visa. Mereka berkompetisi dalam tiga kategori, yaitu Tunggal Putra, Tunggal Putri, dan Ganda Terbuka.

Ketika pertandingan dimulai, suasana hangat pun terpancar dari interaksi pertandingan olahraga badminton antara Denmark dan Indonesia. Beberapa peserta bahkan tampak membawa serta anak-anak dan keluarganya untuk bermain bersama.

2. Penyerahan penghargaan lomba desain logo

Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Sten Frimodt Nielsen (kiri) dan Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Umar Hadi (kanan) menyerahkan hadiah kepada Apit Adi Saputra (tengah). (IDN Times/Evan Yulian Philaret)
Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Sten Frimodt Nielsen (kiri) dan Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Umar Hadi (kanan) menyerahkan hadiah kepada Apit Adi Saputra (tengah). (IDN Times/Evan Yulian Philaret)

Sebagai bagian dari peluncuran perayaan ulang tahun hubungan diplomatik, turnamen badminton ini juga menjadi ajang penyerahan penghargaan bagi pemenang Lomba Desain Logo 75 Tahun Hubungan Diplomatik Denmark dan Indonesia. Logo ini menjadi simbol kemitraan yang semakin berkembang dan berkelanjutan antara Denmark dan Indonesia.

Apit Adi Saputra, seorang Graphic Desainer asal Indonesia berhasil memenangkan lomba ini setelah bersaing dengan lebih dari 160 peserta. Ia pun mendapatkan hadiah sebesar 7.500 Krona Denmark untuk karyanya.

3. Gandeng dukungan dari berbagai stakeholder

Para pemain turnamen badminton Peringatan 75 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Denmark melakukan pemanasan. (IDN Times/Evan Yulian Philaret)
Para pemain turnamen badminton Peringatan 75 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Denmark melakukan pemanasan. (IDN Times/Evan Yulian Philaret)

Turnamen Badminton ini diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Denmark di Jakarta dengan dukungan dari Kementerian Luar Negeri Denmark serta sponsor dari berbagai perusahaan asal Denmark dan Indonesia. Beberapa stakeholder tersebut antara lain, PT Novozymes Indonesia Biotechnology (Novonesis), PT Asvinia Travel Services, PT Tanto Intim Line, PT ISS Indonesia, 25Hours The Oddbird Hotel Jakarta, dan Raffles Hotel Jakarta.

Pada kesempatan yang sama, Head of Business, Oils & Fats, SEA/Country Manager Indonesia Novonesis, Ang Yonny Setiady mengamini kecintaan kedua negara kepada badminton. “Karena itu, kami ingin mendukung acara ini yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Denmark. Tujuannya bukan hanya untuk mempromosikan olahraga yang sudah menjadi bagian dari kehidupan kita, tetapi juga untuk mempererat hubungan antara pemerintah kedua negara—antara Kedutaan Besar Denmark dan Pemerintah Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Chief Executive Officer of ISS Indonesia, Muhammad Sofyan, menyebut bahwa walaupun perusahaan yang ia pimpin berasal dari Denmark, ISS mampu memberikan dampak sosial yang besar terhadap Indonesia. Ini adalah salah satu bentuk hasil dari kerja sama antar dua negara.

“Dari perspektif ISS, kami berharap bahwa kerja sama ini dapat ditingkatkan ke level yang lebih baik lagi. Kerja sama ini akan bisa membantu Indonesia untuk meningkatkan profesionalitas, produktivitas, maupun menjadi contoh dari pengelolaan services dengan kepatuhan yang tinggi terhadap peraturan,” tutupnya. (WEB)

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Cynthia Kirana Dewi
Evan Yulian
Cynthia Kirana Dewi
EditorCynthia Kirana Dewi
Follow Us

Related Articles

See More

Trump Kasih Iran Deadline Sepekan buat Teken Proposal AS

07 Mei 2026, 22:08 WIBNews