Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Diduga karena Judol, Mahasiswa Unida Bogor Akhiri Hidup

Diduga karena Judol, Mahasiswa Unida Bogor Akhiri Hidup
Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Mia Amalia)
Intinya sih...
  • Polisi menyatakan setelah melihat kondisi korban dari ventilasi, rekan korban yang panik langsung melapor kepada pemilik kos.
  • Hal yang membuat rekan-rekan kampus JHS terkejut adalah korban masih terlihat beraktivitas normal sesaat sebelum ditemukan meninggal.
  • Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan pendalaman intensif untuk memastikan motif di balik aksi nekat JHS.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bogor, IDN Times - Seorang mahasiswa Universitas Djuanda (Unida) berinisial JHS, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kamar kosnya, Senin (19/1/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Kejadian ini mendadak viral di media sosial, karena mahasiswa 21 tahun itu diduga kuat nekat mengakhiri hidupnya, karena depresi terjerat judi online atau judol.

Peristiwa tragis ini bermula saat pacar JHS merasa curiga, karena JHS mendadak sulit dihubungi. Padahal, sebelumnya komunikasi mereka berjalan lancar. Karena khawatir, sang pacar meminta bantuan rekan korban untuk mengecek langsung ke kamar kosnya di Tipar, Ciawi.

Kapolsek Ciawi, AKP Dede Lesmana Jaya, mengatakan saksi melihat posisi jenazah JHS melalui celah ventilasi kamar.

“Jadi kronologisnya, temannya dihubungin pacarnya, katanya korban tidak bisa dihubungi. Kemudian ke kosannya, dilihat dari ventilasi, ada orang gantung,” kata Dede, Senin, 19 Januari 2026.

1. Pintu kamar sempat didobrak pemilik kos

Diduga karena Judol, Mahasiswa Unida Bogor Akhiri Hidup
Ilustrasi kos-kosan (pixabay.com/ViTa_Ng)

Dede menjelaskan setelah melihat kondisi korban dari ventilasi, rekan korban yang panik langsung melapor kepada pemilik kos. Mengingat pintu kamar terkunci dari dalam, mereka terpaksa melakukan tindakan darurat untuk masuk ke dalam ruangan.

“Makanya dia langsung turun mencari pemilik kos, sama pemilik kosnya sama-sama didobrak, dan pas didobrak korban sudah dalam posisi tergantung begitu,” kata dia.

2. Satu jam sebelum kejadian masih mengikuti praktikum kuliah

Diduga karena Judol, Mahasiswa Unida Bogor Akhiri Hidup
ilustrasi mahasiswa kedokteran sedang praktikum (pexels.com/Chokniti Khongchum)

Hal yang membuat rekan-rekan kampus JHS terkejut adalah korban masih terlihat beraktivitas normal sesaat sebelum ditemukan meninggal dunia. Mahasiswa Fakultas Pertanian asal Sumatra Utara ini bahkan disebut sempat mengikuti kegiatan akademik di kampus.

“Barang bukti surat gak ada, karena sebelumnya orang dia masih komunikasi sama temennya pulang kuliah, temen-temennya juga kaget. Jam 1 masih komunikasi, masih pulang kuliah, masih sempat praktikum katanya,” ungkap Dede.

3. Polisi dalami motif dugaan kecanduan judi online

Diduga karena Judol, Mahasiswa Unida Bogor Akhiri Hidup
Ilustrasi judi online (judol). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu)

Menurut Dede, hingga saat ini, kepolisian masih melakukan pendalaman intensif untuk memastikan motif di balik aksi nekat JHS. Meski narasi yang beredar luas menyebutkan korban depresi karena uang kuliahnya habis digunakan untuk judi online, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan digital.

“Makanya kalau untuk motifnya kita masih kita selidiki. Untuk motifnya judol masih kita cek nih di handphone-nya sama ke temen-temennya gitu,” pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us

Latest in News

See More

Google Serahkan Spesifikasi Chromebook ke Konsultan Kemendikbud

20 Jan 2026, 23:02 WIBNews