Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

CCE Jadi Solusi Jaga Kualitas Pariwisata Alam

CCE Jadi Solusi Jaga Kualitas Pariwisata Alam
IIustrasi sampah (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

Jakarta, IDN Times  Sampah masih menjadi salah satu isu sentral untuk membangun ketangguhan terhadap iklim. Menurut data, permasalahan sampah menyumbang 6,94 persen emisi gas rumah kaca (GRK) Indonesia .

Chairperson Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB), Monica Oudang, mengungkapkan banyak belajar dari berbagai pihak dalam menyelesaikan masalah kompleks, yaitu solusi jangka panjang berasal dari kolaborasi lintas sektor.

 "Oleh karena itu, YABB menghadirkan solusi melalui Catalyst Changemakers Ecosystem (CCE) gelombang kedua sebagai wujud dari tekad kami untuk terus menciptakan dampak yang lebih besar," kata Monica dalam konferensi pers, Rabu (15/2/2023).

 

1. CCE mewujudkan komitmen untuk mempercepat transisi ekonomi sirkular

Menurut Monica, CCE merupakan mewujudkan komitmen untuk mempercepat transisi ekonomi sirkular menuju Indonesia bebas sampah. 

"Melalui kolaborasi dengan para pembuat dampak, YABB menerapkan solusi berbasis ekosistem yang dapat melahirkan inovasi untuk menyelesaikan masalah secara sistemik," ujarnya.

2. CCE memilih kawasan pariwisata

Kapal Pinisi Sumba Ocean di Labuan Bajo, Selasa (14/6/2022). IDN Times/Irwan Idris
Kapal Pinisi Sumba Ocean di Labuan Bajo, Selasa (14/6/2022). IDN Times/Irwan Idris

Monica menjelaskan CCE memilih pendekatan ekonomi sirkular karena perannya yang vital dalam menyelesaikan masalah sampah dan turut berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon. 

Melalui pendekatan ini, CCE menghubungkan para pembuat dampak di area hulu dan hilir agar solusi yang dihasilkan dapat menjadi lebih holistik. 

"Untuk lokasi implementasi solusi, CCE memilih kawasan pariwisata karena peran pentingnya dalam mendorong perekonomian negara," katanya.

3. Jaga keberlangsungan alam, dengan penanganan sampah

Pengunjung menikmati suasana objek wisata Dante Pine di Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Kamis (5/5/2022). Objek wisata dengan panorama pegunungan tersebut ramai dikunjungi wisatawan saat libur Lebaran. ANTARA FOTO/Arnas Padda/nz
Pengunjung menikmati suasana objek wisata Dante Pine di Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Kamis (5/5/2022). Objek wisata dengan panorama pegunungan tersebut ramai dikunjungi wisatawan saat libur Lebaran. ANTARA FOTO/Arnas Padda/nz

Sementara Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Angela Herliani Tanoesoedibjo, alam merupakan salah satu aset terbesar alam pariwisata Indonesia.

"Kalau kita lihat, lima destinasi super prioritas (DSP) sekarang ini, orang datang karena alam kita tidak ada duanya. Oleh karena itu, kita harus betul-betul menjaga keberlanjutan alam, salah satunya dengan penanganan sampah," katanya

4. CCE dimulai dengan mengembangkan kapabilitas 33 changemakers

Instagram.com/plastikdetoxbali
Instagram.com/plastikdetoxbali

November 2021, CCE dimulai dengan mengembangkan kapabilitas 33 changemakers, serta memantik kolaborasi yang mengkoneksikan sekitar 200 organisasi lewat Catalyst Changemakers Lab (Lab).

Tiga kelompok changemakers yang terpilih kemudian mendapatkan pendanaan untuk mengimplementasikan solusi inovatif melalui proyek percontohan di Semarang, Bandar Lampung, dan Makassar. 

Saat ini, proyek percontohan sudah mulai membuahkan dampak nyata, sebagai bukti dari konsep ekosistem yang dimotori oleh para changemakers. 

5. Pasaran Wawai buat sampah tak muncul saat pasang

ilustrasi limbah air (ANTARA FOTO/Maulana Surya)
ilustrasi limbah air (ANTARA FOTO/Maulana Surya)

Co-founder Gajahlah Kebersihan, Dicky Dwi Alfandy, menambahkan CCE merupakan pengalaman yang paling mengubah hidupnya selama 10 tahun berkiprah sebagai pegiat lingkungan. 

Menurutnya CCE memberikan pengalaman yang komprehensif dan berbeda dengan inisiatif sejenis lainnya, di mana kemampuan berpikir dan teknis kami para peserta ditempa oleh para profesional. 

"Hingga menjalankan proyek percontohan ‘Pasaran Wawai’, kami terus dikawal dan dibukakan akses ke berbagai pihak di tingkat nasional sampai internasional agar proyek bisa berjalan secara berkelanjutan. Sekarang, sampah tidak lagi bermunculan ketika air pasang, dan kami optimistis bisa mencapai target untuk mengurangi timbunan sampah," ujarnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
Dini Suciatiningrum
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in News

See More

Lebih dari 20 Serangan Targetkan Fasilitas Kesehatan Iran sejak Maret

05 Apr 2026, 06:30 WIBNews