EBY Edu Fair 2026, Ibas Dorong Pendidikan Selaras dengan Dunia Kerja

- Ibas menegaskan pentingnya pendidikan yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja agar generasi muda mampu beradaptasi, berkarakter kuat, dan menjadi solusi bagi tantangan bangsa.
- Sebagai Ketua Fraksi Demokrat DPR RI, Ibas berkomitmen mengawal program KIP dan KIP Kuliah agar pelajar dari keluarga kurang mampu tetap bisa melanjutkan pendidikan tinggi.
- Ibas mendorong siswa untuk terus bermimpi besar, menjaga semangat belajar, serta mendukung peningkatan gizi anak melalui program Makan Bergizi Gratis demi kualitas generasi masa depan.
Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas menyampaikan, pendidikan merupakan fondasi utama untuk membangun Indonesia yang lebih maju, kuat, dan berdaya saing. Hal ini disampaikan Ibas saat menghadiri acara EBY Edu Fair 2026 di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.
Ibas mengatakan, semangat pendidikan telah ditegaskan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, yakni untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan kesejahteraan umum.
Acara EBY Edu Fair 2026 diikuti puluhan perguruan tinggi unggulan dari berbagai daerah di Indonesia. Ribuan pelajar dari berbagai SMA, SMK, MA, dan sekolah sederajat di Trenggalek tampak antusiasme meramaikan acara tersebut.
“Hari ini hari yang spesial, pemikiran kita untuk menuju cita-cita kita, untuk Indonesia yang lebih baik dan lebih maju,” ujar Ibas, dalam keterangan resmi, Jakarta, Jumat (8/5/2026).
1. Indonesia butuh generasi yang bukan hanya cerdas tapi solutif

Ibas mengajak para pelajar untuk menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa dan dunia, mulai dari kemiskinan, pengangguran, hingga perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi.
“Kita membutuhkan generasi muda yang bukan hanya pintar, tetapi juga mampu menghadirkan solusi bagi tantangan bangsa, mampu beradaptasi dengan teknologi, dan tetap memiliki karakter yang kuat,” kata dia.
Ibas juga menilai kegiatan EBY EDU FAIR berperan penting karena mempertemukan potensi siswa daerah dengan kampus-kampus unggulan dari berbagai wilayah Indonesia.
Menurutnya, keterhubungan antara dunia pendidikan dan kebutuhan dunia kerja harus terus diperkuat, agar tercipta kesesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri dan pembangunan nasional.
“Kegiatan seperti ini mempertemukan sekolah, orang tua, siswa, dan perguruan tinggi agar anak-anak kita memiliki gambaran masa depan yang lebih jelas dan sesuai dengan kebutuhan zaman,” ungkapnya.
2. Demokrat janji kawal program pendidikan untuk keluarga kurang mampu

Ketua Fraksi Demokrat DPR RI itu menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai program pendidikan nasional, agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya pelajar dari keluarga kurang mampu.
Ibas menyebut program Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan KIP Kuliah (KIP-K) menjadi salah satu instrumen penting, untuk memastikan tidak ada anak Indonesia yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi.
“Kita terus mengawal program KIP dan KIP Kuliah agar tepat sasaran dan benar-benar membantu anak-anak Indonesia meraih pendidikan yang lebih tinggi,” ujarnya.
3. Ibas dorong siswa tak henti bermimpi

Ibas juga menyoroti pentingnya pemenuhan gizi bagi generasi muda. Menurutnya, kualitas pendidikan harus berjalan dengan kualitas kesehatan anak-anak Indonesia melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dijalankan pemerintah.
Wakil Ketua Dewan Penasihat KADIN ini pun memberikan pesan motivasi kepada para pelajar, agar terus berani bermimpi besar dan tidak mudah menyerah menghadapi tantangan hidup.
“Pesan saya, bermimpilah tinggi dan bermimpilah banyak. Belum tentu satu mimpi terpenuhi, bisa jadi mimpi-mimpi lain yang nanti kita raih. Bekerja keras, belajar, terus mengasah diri, menghadirkan kreativitas dan inovasi yang penuh solusi. Dan yang terakhir, never give up, jangan pernah menyerah,” kata Ibas.

















