Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Generasi Muda Jakarta Diharapkan Bisa Jadi Penerus Perajin Ondel-Ondel

2 min read
Generasi Muda Jakarta Diharapkan Bisa Jadi Penerus Perajin Ondel-Ondel
Ondel-ondel yang ada di Jakarta Dalam Warna 2025. (YouTube/Pemprov DKI Jakarta)
  • Pelatihan pembuatan ondel-ondel dan gigi balang dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan kebudayaan Betawi.

  • Generasi muda diharapkan menjadi penerus perajin sekaligus mengembangkan UMKM berbasis budaya Betawi.

  • Warga dan Pemprov DKI berkolaborasi melalui pelatihan untuk pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pelatihan pembuatan ondel-ondel dan gigi balang dinilai penting untuk mempertahankan dan melestarikan kebudayaan Betawi. Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, berharap generasi muda Jakarta bisa menjadi penerus para perajin saat ini sekaligus mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis budaya Betawi.

"Kegiatan ini sangat penting untuk generasi muda, khususnya Betawi agar ke depan bisa membuat ondel-ondel dan gigi balang dengan aturan yang sudah dibuat," kata Arifin dikutip dari ANTARA, Minggu (1/11/2026).

Arifin mengatakan, Peraturan Gubernur Nomor 11 Tahun 2017 tentang Ikon Budaya Betawi sudah mencantumkan bahwa pelatihan pembuatan ondel-ondel dan gigi balang harus dilakukan.

  1. 1. Perajin ondel-ondel tidak boleh putus

    ilustrasi ondel-ondel saat halalbihalal
    ‎ilustrasi ondel-ondel saat halalbihalal (pexels.com/Abud Suryo)

    Menurut dia, pembuatan ornamen budaya Betawi yang dilakukan Bamus Suku Betawi 1982 harus diteruskan oleh generasi muda saat ini.

    Hal itu supaya keberadaan para perajin tersebut tidak terputus. Apalagi, terdapat 11 jenis ikon budaya Betawi, termasuk kesenian ondel-ondel dan gigi balang.

    "Kita ingin jangan sampai anak keturunan kita tidak bisa membuatnya, yang hanya tahu melihatnya saja. Nanti kalau perajin yang sekarang sudah tidak aktif kita jangan sampai kebingungan," kata dia.

  2. 2. Pelatihan tingkatkan perekonomian

    ilustrasi pertunjukan ondel-ondel di perkampungan Jakarta (commons.wikimedia.org/Gunawan Kartapranata)
    ilustrasi pertunjukan ondel-ondel di perkampungan Jakarta (commons.wikimedia.org/Gunawan Kartapranata)

    Selain itu, kata Arifin, pelatihan pembuatan ondel-ondel dan gigi balang juga dapat meningkatkan kegiatan ekonomi kreatif berbasis budaya Betawi.

    Dia pun berharap hasil pelatihan dapat dikembangkan bersama Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM).

    Dengan demikian, maka produk kerajinan tersebut menjadi sumber penghasilan bagi para wirausaha.

    Lokasi pelatihan juga diharapkannya dapat berkembang menjadi sentra pembuatan ondel-ondel dan tempat pembelajaran.

  3. 3. Kolaborasi warga dan Pemprov DKI lestarikan budaya Betawi

    ilustrasi ondel-ondel (IDN Times/Lia Hutasoit)
    ilustrasi ondel-ondel (IDN Times/Lia Hutasoit)

    Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Harian DPP Bamus Suku Betawi 1982, Agus Rahman, mengatakan, pelatihan yang dilakukan merupakan kolaborasi warga dengan Pemprov DKI. Kolaborasi itu dilakukan dalam rangka melestarikan budaya dan kesenian Betawi.

    "Kami sudah melaksanakan pelatihan seperti ini tidak hanya ondel-ondel dan gigi balang. Sebelumnya kami pernah adakan pelatihan pembuatan kerak telur, kebaya kerancang, elang bondol, batik, dan lain-lain," ucap Agus.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More