Jakarta, IDN Times - Eks agen badan intelijen Israel, Mossad, dikabarkan telah membantu senator Brasil, Flávio Bolsonaro, kabur dari negaranya ke Amerika Serikat (AS) usai kalah dalam pemilihan umum (pemilu) presiden pada pekan lalu. Kabar tersebut pertama kali disampaikan oleh CNN Brasil pada Jumat (30/10/2026) berdasarkan hasil investigasi pihak berwenang di Negeri Samba.
Eks Agen Mossad Israel Diduga Bantu Bolsonaro Kabur dari Brasil

- CNN Brasil melaporkan dugaan eks agen Mossad membantu senator Brasil Flávio Bolsonaro dan keluarganya meninggalkan Brasil usai kalah pemilu presiden.
- Penyelidikan menyebut mereka menempuh perjalanan dua mobil dari Brasilia ke Argentina, dengan rekaman CCTV menangkap kendaraan melintasi perbatasan Foz do Iguaçu-Puerto Iguazú.
- Dari Argentina, keluarga Bolsonaro terbang dengan jet pribadi via Guayaquil dan tiba di Miami; AS disebut akan menerbitkan visa tinggal jangka panjang.
Dalam laporannya, CNN Brasil menjelaskan, mantan agen Mossad itu membantu Bolsonaro untuk melarikan diri dari Brasil via Argentina. Namun, media tersebut tidak menjelaskan secara rinci siapa nama dan identitas lainnya dari eks agen badan intelijen Israel itu.
1. Bolsonaro dan keluarganya diantar eks agen Mossad dari Brasilia

potret Kota Brasilia, Brasil (pexels.com/Henrique Morais) Berdasarkan hasil investigasi pihak berwenang, eks agen intelijen Mossad tersebut sampai ke Brasil pada 19 Oktober lalu. Usai dinyatakan kalah, mantan agen Mossad itu langsung membantu Bolsonaro untuk kabur dari dari Brasil. Ia dikabarkan mengantar Bolsonaro bersama istri dan kedua putrinya menggunakan mobil dari Ibu Kota Brasil, Brasilia, menuju perbatasan Argentina.
Dalam laporan tersebut, pihak berwenang Brasil menyebut Bolsonaro dan eks agen Mossad yang mengantarnya berangkat ke Argentina menggunakan dua mobil. Bolsonaro dan agen Mossad itu mengendarai mobil pertama, sedangkan istri dan dua putrinya berada di mobil kedua. Pada Selasa (27/10/2026), kedua mobil itu sempat terekam oleh CCTV lalu lintas saat sedang melintas di sebuah jembatan yang menghubungkan Kota Foz do Iguaçu di Brazil dan Puerto Iguazú di Argentina.
2. Agen Mossad membantu Bolsonaro terbang ke AS menggunakan jet pribadi

potret jet pribadi (pexels.com/Jeffry Surianto) Sesampainya di Argentina, agen Mossad tadi langsung mengantar Bolsonaro sekeluarga untuk menuju jet pribadi Gulfstream G400. Pesawat tersebut merupakan milik maskapai Argentina bernama Baires Fly. Setelah itu, pesawat pun langsung lepas landas dengan membawa serta Bolsonaro dan keluarganya.
Pesawat yang ditumpangi Bolsonaro tadi tidak langsung menuju ke AS. Sebab, pesawat tersebut sempat transit terlebih dahulu di Kota Guayaquil, Ekuador, untuk mengisi bahan bakar. Setelah itu, pesawat itu langsung kembali lepas landas untuk menuju Negeri Paman Sam.
3. Bolsonaro sudah sampai di Miami AS

potret Kota Miami, Amerika Serikat (pexels.com/Brendon Spring) Pada keesokan harinya, yakni pada Rabu (28/10/2026) pagi waktu setempat, Bolsonaro dan keluarganya mendarat di Bandara Eksekutif Opa-locka di Miami. Seorang politisi yang dekat dengan Presiden Donald Trump, Jason Miller, ikut membantu kedatangan Bolsonaro di AS.
Kedatangan Bolsonaro ini langsung direspons oleh Pemerintah AS. Kementerian Luar Negeri AS ketika itu mengatakan akan segera merilis visa untuk Bolsonaro dan keluarganya agar bisa menetap dalam waktu yang lama. Ini merupakan bentuk solidaritas dari Trump. Sebab, ia merupakan salah satu pendukung Bolsonaro dalam pemilu Brasil pada pekan lalu.






















