Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Gerak Cepat Yonarmed 7/BG Bantu Evakuasi Longsor TPST Bantargebang

Gerak Cepat Yonarmed 7/BG Bantu Evakuasi Longsor TPST Bantargebang
Prajurit Yonarmed 7/Biringgalih bergerak cepat membantu penanganan bencana longsor “gunung sampah” yang terjadi di kawasan TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Minggu (8/3/2026)(dok. Istimewa)
Intinya Sih
  • Longsor terjadi di Zona 4 TPST Bantargebang, Bekasi, akibat hujan deras yang membuat tumpukan sampah runtuh dan menimbun truk serta bangunan di sekitar lokasi.
  • Prajurit Yonarmed 7/Biringgalih diterjunkan sebanyak 50 personel untuk membantu evakuasi, mendirikan posko koordinasi, dan bekerja sama dengan berbagai unsur penanganan bencana.
  • Total 13 orang menjadi korban, dengan empat selamat, empat meninggal dunia, dan lima masih hilang; tim SAR gabungan terus melakukan pencarian menggunakan alat berat dan anjing pelacak K9.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times – Prajurit Yonarmed 7/Biringgalih bergerak cepat membantu penanganan bencana longsor “gunung sampah” yang terjadi di kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Minggu (8/3/2026).

Peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 14.30 WIB di Zona 4 TPST Bantargebang. Tingginya intensitas hujan diduga menyebabkan tumpukan sampah menjadi labil hingga bergeser dan runtuh, menimbun sejumlah truk pengangkut sampah yang tengah mengantre untuk melakukan pembuangan.

1. 50 personel diterjunkan ke lokasi dan mendirikan posko

Gerak Cepat Yonarmed 7/BG Bantu Evakuasi Longsor TPST Bantargebang
Proses pencarian korban longsor di TPA Bantargebang pada 8 Maret 2026. (Dokumentasi Basarnas)

Menindaklanjuti permintaan bantuan dari pihak pengelola TPST, Danyon Armed 7/Biringgalih, Letkol Arm Vicky Haryanto Mamonto menginstruksikan personelnya untuk bergerak menuju lokasi guna membantu proses evakuasi bersama unsur terkait.

Sebanyak 50 personel diterjunkan ke lokasi dan langsung mendirikan tenda posko sebagai pusat koordinasi sekaligus memberikan dukungan bagi tim penanganan di lapangan. Kehadiran prajurit TNI diharapkan dapat mempercepat proses evakuasi serta penanganan dampak bencana.

Hingga saat ini proses evakuasi dan penanganan masih terus berlangsung dengan melibatkan unsur TNI, pengelola TPST, relawan, serta instansi terkait lainnya, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan sinergi seluruh pihak di lokasi.

2. Lima orang hilang di longsor TPST Bantargebang

Gerak Cepat Yonarmed 7/BG Bantu Evakuasi Longsor TPST Bantargebang
TKP longsor sampah di TPST Bantargebang. (IDN Times/Imam Faishal)

Adapun, tim SAR gabungan terus melakukan pencarian korban akibat longsor gunung sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. Hingga Senin (9/3), tercatat lima orang masih dinyatakan hilang dalam peristiwa yang terjadi sehari sebelumnya.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari mengatakan, tim gabungan mengerahkan berbagai peralatan untuk membuka akses menuju lokasi tertimbun. Selain alat berat, tim juga menurunkan anjing pelacak K9 guna membantu mendeteksi keberadaan korban di bawah timbunan sampah.

3. Longsor terjadi di zona 4 TPA Bantargebang

Gerak Cepat Yonarmed 7/BG Bantu Evakuasi Longsor TPST Bantargebang
Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian korban akibat longsor gunung sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (9/3/2026) (Dok. Kantor SAR Jakarta)

Peristiwa longsor terjadi di zona 4 TPST Bantargebang yang berada di Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi, pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Gunung sampah di area tersebut tiba-tiba runtuh dan menimbun sejumlah kendaraan truk sampah serta bangunan warung di sekitar lokasi.

Dalam kejadian ini, total terdapat 13 orang yang terdata menjadi korban. Empat orang dilaporkan selamat, sementara empat korban lainnya ditemukan meninggal dunia.

Korban selamat di antaranya Budiman, Johan, Safifudin, dan Slamet. Sementara korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi adalah Enda Widayanti (25), Sumine (60), Dedi Sutrisno yang merupakan sopir truk asal Karawang, serta Irwan Supriatin yang juga berprofesi sebagai sopir truk.

Tim SAR masih melakukan pencarian terhadap lima korban yang dilaporkan hilang. Desiana mengatakan, jumlah korban masih berpotensi berubah karena proses pendataan dilakukan berdasarkan keterangan saksi di lokasi dan laporan keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya.

"Para personel SAR gabungan melakukan pembukaan akses dengan menggunakan alat berat seperti beko dan pengerahan K9 untuk mencari tanda-tanda adanya korban," ujar Desiana.

Operasi pencarian melibatkan total 336 personel dari berbagai unsur SAR gabungan. Tim bekerja secara bergantian untuk mempercepat proses evakuasi di area yang tertimbun longsoran sampah.

Unsur yang terlibat di antaranya, Kantor SAR Jakarta, Unit Siaga SAR Bekasi, Polres Metro Bekasi Kota, Polsek Bantargebang, Koramil, Damkar Kota Bekasi, TNI Batalyon Armed 7/Biring Galih, BPBD Kota Bekasi, BPBD Jakarta, Banser Tanggap Bencana, Brimob Polda Metro Jaya, Ditsamapta Polda Metro Jaya, Unit K9 Polda Metro Jaya, dan relawan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in News

See More