Comscore Tracker

Setahun Jadi Pimpinan KPK, Harta Kekayaan Nurul Ghufron Naik Rp4,2 M

Harta KPK Nurul Gufron Naik Rp12.7 M dalam 5 Tahun

Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nurul Ghufron, per 2020 memiliki harta kekayaan senilai Rp13.489.250.570. Jumlah tersebut bertambah Rp12,7 miliar dari data tahun 2015.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang diunggahnya, Ghufron diketahui pertama kali melapor harta ke KPK pada 2015 dengan kekayaan senilai Rp712.574.000. Saat itu ia masih berproesi sebaga Dekan Fakultas Hukum Universitas Jember, Jawa Timur.

1. Harta Ghufron naik Rp6,7 M selama tiga tahun jadi Dekan

Setahun Jadi Pimpinan KPK, Harta Kekayaan Nurul Ghufron Naik Rp4,2 MWakil Ketua KPK Nurul Ghufron. (IDN Times/Aryodamar)

Selama empat tahun kariernya sebagai Dekan, Ghufron pernah sekali absen melaporkan hartanya. Hartanya pada 2016 tak tercatat di situs resmi LHKPN KPK.

Pada 2018, Ghufron tercatat telah memiliki harta senilai Rp6.740.496.249. Jumlah itu naik sekitar Rp6 miliar dari harta yang ia laporkan pada 2018.

Baca Juga: Indeks Persepsi Korupsi Drop, Nurul Ghufron: Ini Bukan Hanya Beban KPK

2. Setahun jadi pimpinan KPK, Harta Ghufron naik Rp4,2 M

Setahun Jadi Pimpinan KPK, Harta Kekayaan Nurul Ghufron Naik Rp4,2 M(Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron) ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Ghufron dilantik sebagai Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi oleh Presiden Joko "Jokowi" Widodo pada 2019. Saat itu ia tercatat memiliki harta senilai Rp9.230.857.661.

Baru setahun menjabat pimpinan, harta Ghufron naik menjadi Rp13.489.250.570. Jumlah itu bertambah sekitar Rp4,2 miliar dari laporan pertamanya sebagai Wakil Ketua KPK.

3. Eks Jubir KPK Febri Diansyah soroti harta Ghufron

Setahun Jadi Pimpinan KPK, Harta Kekayaan Nurul Ghufron Naik Rp4,2 MMantan Jubir KPK Febri Diansyah menjadi Jubir Kantor Darurat Pemberantasan Korupsi. (IDN Times/Aryodamar)

Melonjaknya harta Nurul Ghufron mendapat sorotan dari eks Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Melalui akun Twitter-nya, Febri menduga naiknya harta Ghufron bukan hanya karena gaji sebagai pimpinan KPK.

Febri menduga bahwa harta Ghufron melonjak tinggi karena naiknya nilai pasar aset atau bertambahnya aset. Ia pun meminta Ghufron menjelaskan rincian hartanya agar bisa menjadi contoh bagi publik mengenai transparansi.

"Hal itu bisa dijelaskan dengan mudah," tulis Febri.

Baca Juga: KPK Terima Pengembalian Uang Rp3 M dari Kasus Korupsi Cukai Bintan

Topic:

  • Vanny El Rahman

Berita Terkini Lainnya