Kereta Api China Angkut 24,8 Juta Orang pada Libur Hari Buruh

- Jaringan kereta api China mencatat rekor baru dengan mengangkut 24,8 juta penumpang pada 1 Mei 2026, meningkat 7,3 persen dibanding tahun sebelumnya selama libur Hari Buruh.
- Tingginya mobilitas dipicu oleh lonjakan pariwisata dan konsumsi domestik, dengan peningkatan pemesanan hotel di destinasi populer serta acara hiburan besar di kota-kota utama.
- Otoritas perkeretaapian menambah ratusan layanan tambahan dan fasilitas bagi penumpang untuk menjaga kelancaran perjalanan, termasuk imbauan pembelian tiket melalui saluran resmi.
Jakarta, IDN Times - Jaringan kereta api China mencatat rekor dengan mengangkut 24,8 juta penumpang pada Jumat (1/5/2026). Angka ini menjadi rekor harian tertinggi baru untuk periode libur Hari Buruh di negara tersebut.
China State Railway Group mengonfirmasi pencapaian tersebut pada Sabtu (2/5/2026). Tingginya volume ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat di tengah masa liburan nasional yang berlangsung hingga 5 Mei 2026.
1. Penumpang capai 24,8 juta dalam sehari
Berdasarkan data resmi, total 24,8 juta penumpang yang menggunakan jaringan kereta api nasional pada 1 Mei 2026 mencerminkan peningkatan sebesar 7,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Melalui akun resmi WeChat, operator menyatakan bahwa layanan kereta tambahan telah dioperasikan untuk mengakomodasi peningkatan permintaan. Sebanyak 117 juta tiket telah terjual untuk seluruh periode libur Hari Buruh melalui saluran pemesanan resmi.
“Jaringan kereta api nasional juga diperkirakan akan mengangkut 19,7 juta penumpang pada 2 Mei,” demikian pernyataan resmi China State Railway Group, dilansir Yahoo News Singapore.
2. Pariwisata dan konsumsi domestik jadi pendorong tingginya mobilitas
Kementerian Transportasi China sebelumnya memproyeksikan lebih dari 344 juta perjalanan antardaerah terjadi pada hari pertama liburan, naik 3,4 persen dari tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, perjalanan darat mendominasi dengan 315,24 juta perjalanan, diikuti oleh transportasi kereta api dan air.
Tingginya mobilitas ini sejalan dengan peningkatan di sektor pariwisata. Jiang Yiyi, pakar pariwisata dari Beijing Sport University, menilai bahwa pertumbuhan konsumsi saat liburan didorong oleh perbaikan ekonomi dalam negeri yang terus berlanjut, penciptaan skenario konsumsi baru, serta peningkatan layanan di berbagai daerah.
Hal ini didukung oleh data dari platform perjalanan daring Qunar yang menunjukkan pemesanan hotel di destinasi jarak jauh seperti Tibet, Xinjiang, dan Mongolia Dalam mencatat pertumbuhan tercepat. Selain itu, gelaran acara hiburan besar seperti konser dan pertunjukan di kota-kota besar seperti Guangzhou dan Beijing turut mendorong pemesanan hotel di sekitar lokasi acara secara drastis.
3. Penambahan layanan dan fasilitas penumpang
Untuk memastikan kelancaran perjalanan, otoritas perkeretaapian di berbagai daerah mengerahkan kapasitas tambahan secara terukur. Biro Kereta Api Zhengzhou menambah 140 kereta dan mendirikan meja konsultasi pariwisata untuk memberikan informasi transportasi lanjutan.
Sementara itu, Biro Kereta Api Chengdu menambah 184 kereta penumpang, termasuk layanan kereta tidur rute jarak jauh menuju Beijing dan Shanghai. Di wilayah lain, Biro Kereta Api Taiyuan menambah 55 kereta penumpang dan menyediakan fasilitas bus langsung menuju objek wisata seperti Gua Yungang dan Gunung Hengshan.
Hingga 2 Mei pukul 08.00 waktu setempat, tercatat 117,18 juta tiket telah terjual melalui sistem resmi 12306. Otoritas mengimbau masyarakat untuk bertransaksi melalui saluran resmi guna menghindari penjualan tiket ilegal. Saat ini, Beijing, Shanghai, Guangzhou, Chengdu, dan Hangzhou tercatat sebagai titik keberangkatan sekaligus tujuan terpadat selama periode libur tahun ini.


















