Isu Bantuan Gempa NTT Tak Sesuai Berita Acara, BNPB Buka Suara

- BNPB membantah kabar bahwa petugasnya menyerahkan bantuan gempa di Manggarai Timur dengan jumlah yang tidak sesuai berita acara.
- Menurut BNPB, bantuan yang diterima warga saat insiden merupakan pengiriman awal karena logistik dikirim bertahap akibat kondisi geografis dan keterbatasan transportasi.
- Petugas BNPB disebut hanya mendampingi distribusi, sementara teknis pengiriman ditangani posko kabupaten; BNPB meminta koordinasi serta keselamatan relawan tetap diprioritaskan.
Jakarta, IDN Times - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan klarifikasi resmi terkait kabar ketidaksesuaian serah terima bantuan di Kabupaten Manggarai Timur. Lembaga ini membantah narasi yang menyebut bantuan diserahkan tidak sesuai dengan angka di berita acara.
Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menegaskan adanya simpang siur informasi di lapangan. Bantuan yang diterima warga saat itu baru tahap awal karena pengiriman logistik dilakukan secara bertahap.
"PIC BNPB di Kabupaten Manggarai Timur melakukan serah terima jumlah bantuan tidak sesuai dengan berita acara adalah tidak benar. Jumlah bantuan yang pada saat insiden itu hanya sebagian dan masih dalam proses pengiriman yang dilakukan secara bertahap mengingat adanya tantangan geografis dan moda transportasi terbatas," kata Berton saat jumpa pers secara virtual, Sabtu (22/8/2026).
Berton menjelaskan keberadaan petugas BNPB di Kecamatan Lamba Leda Utara sebatas mendampingi serta memantau alur distribusi hingga ke tangan masyarakat. Sementara urusan teknis pengiriman barang sepenuhnya menjadi wewenang posko penanganan bencana Kabupaten Manggarai Timur.
"Untuk itu, kami mengimbau agar seluruh pihak terkait tetap menjaga koordinasi dengan baik untuk kepentingan warga terdampak," kata Berton.
Berton juga berpesan kepada seluruh personel maupun relawan di lapangan untuk senantiasa memprioritaskan faktor keselamatan dan kesehatan kerja.
"Kolaborasi ini menjadi wujud nyata gotong royong dalam memastikan kebutuhan kesehatan masyarakat terdampak bencana dapat terpenuhi. Kami memastikan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak menjadi prioritas," imbuh dia.
















