Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Isu Bantuan Gempa NTT Tak Sesuai Berita Acara, BNPB Buka Suara

Isu Bantuan Gempa NTT Tak Sesuai Berita Acara, BNPB Buka Suara
Pos Dukungan Logistik Nasional (Posduklognas) di Baseops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, menyiapkan dan mendistribusikan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut dikirim ke Pos Logistik Labuan Bajo dan Pos Logistik Maumere pada Jumat (21/8) (dok. BNPB)

  • BNPB membantah kabar bahwa petugasnya menyerahkan bantuan gempa di Manggarai Timur dengan jumlah yang tidak sesuai berita acara.
  • Menurut BNPB, bantuan yang diterima warga saat insiden merupakan pengiriman awal karena logistik dikirim bertahap akibat kondisi geografis dan keterbatasan transportasi.
  • Petugas BNPB disebut hanya mendampingi distribusi, sementara teknis pengiriman ditangani posko kabupaten; BNPB meminta koordinasi serta keselamatan relawan tetap diprioritaskan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah klarifikasi BNPB soal bantuan sudah cukup jelas?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan klarifikasi resmi terkait kabar ketidaksesuaian serah terima bantuan di Kabupaten Manggarai Timur. Lembaga ini membantah narasi yang menyebut bantuan diserahkan tidak sesuai dengan angka di berita acara.

Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menegaskan adanya simpang siur informasi di lapangan. Bantuan yang diterima warga saat itu baru tahap awal karena pengiriman logistik dilakukan secara bertahap.

"PIC BNPB di Kabupaten Manggarai Timur melakukan serah terima jumlah bantuan tidak sesuai dengan berita acara adalah tidak benar. Jumlah bantuan yang pada saat insiden itu hanya sebagian dan masih dalam proses pengiriman yang dilakukan secara bertahap mengingat adanya tantangan geografis dan moda transportasi terbatas," kata Berton saat jumpa pers secara virtual, Sabtu (22/8/2026).

Berton menjelaskan keberadaan petugas BNPB di Kecamatan Lamba Leda Utara sebatas mendampingi serta memantau alur distribusi hingga ke tangan masyarakat. Sementara urusan teknis pengiriman barang sepenuhnya menjadi wewenang posko penanganan bencana Kabupaten Manggarai Timur.

"Untuk itu, kami mengimbau agar seluruh pihak terkait tetap menjaga koordinasi dengan baik untuk kepentingan warga terdampak," kata Berton.

Berton juga berpesan kepada seluruh personel maupun relawan di lapangan untuk senantiasa memprioritaskan faktor keselamatan dan kesehatan kerja.

"Kolaborasi ini menjadi wujud nyata gotong royong dalam memastikan kebutuhan kesehatan masyarakat terdampak bencana dapat terpenuhi. Kami memastikan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak menjadi prioritas," imbuh dia.

    Share Article

    Curated For You

    Editorial Team

    Related Articles

    See More