Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
Breaking News

Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap, Yusril Tunggu Klarifikasi

2 min read
Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap, Yusril Tunggu Klarifikasi
Menko Yusril Ihza Mahendra (IDN Times/Aryodamar)
  • Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra mengaku belum mengetahui kebenaran kabar pengamanan sejumlah jenderal Polri dan meminta publik menunggu penjelasan resmi.

  • Yusril menyatakan informasi yang diterimanya masih berasal dari media sosial, belum terkonfirmasi, serta belum ada arahan atau komunikasi khusus dari Presiden Prabowo Subianto.

  • Mabes Polri berencana menggelar konferensi pers terkait dugaan penyadapan Presiden Prabowo yang disebut melibatkan sejumlah jenderal, sementara Kapolri belum memberi jawaban.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengaku belum mengetahui kebenaran kabar pengamanan sejumlah jenderal Polri. Dia meminta publik menunggu penjelasan resmi dari pejabat yang berwenang di tengah ramainya isu tersebut.

"Saya juga belum tahu apa yang terjadi. Jadi, nanti kita akan tunggu saja. Mungkin nanti akan ada penjelasan resmi mengenai soal itu dari pejabat yang memang punya otoritas untuk menjelaskan. Sama seperti anda, saya mendengar kabar itu dari membaca juga di media sosial, tapi belum dapat memastikan apa-apa tentang apa yang sebenarnya terjadi," ujar Yusril kepada awak media di Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Yusril mengaku belum memperoleh informasi terkonfirmasi mengenai kabar yang menyeret sejumlah perwira tinggi di lingkungan Korps Bhayangkara. Dia meminta masyarakat menunggu keterangan dari pihak yang memiliki kewenangan menjelaskan persoalan tersebut.

Yusril juga mengaku belum menerima arahan maupun komunikasi khusus dari Presiden Prabowo Subianto untuk mendalami isu tersebut.

"Belum sama sekali," pungkasnya.

Kabar penangkapan sejumlah jenderal Polri beredar di tengah publik. Sementara, Mabes Polri mengklaim bakal menggelar konferensi pers terkait dugaan penyadapan Presiden Prabowo Subianto yang melibatkan sejumlah jenderal itu.

Rencana konferensi pers itu disampaikan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Johnny Edison Isir saat ditemui di Konferensi Waligereja Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2026).

"Berkaitan sama dinamika yang nanti mungkin rekan-rekan akan bertanya, dalam sore menjelang malam nanti, nanti kami dari Divhumas akan melaksanakan rilis," ujarnya.

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto tak menjawab ketika ditanya soal hal tersebut. Setelah menyampaikan keterangan pers soal pertemuan Polri di KWI, dia dan jajaran langsung meninggalkan lokasi.

    Related Articles

    See More