Joging di GBK, Mahfud: Perjuangan Bela Demokrasi Harus Terus Jalan

- Mahfud MD kembali beraktivitas pasca-Pemilu 2024, mengunjungi kampus dan memulai latihan fisik di GBK.
- Gugatan sengketa hasil pemilu belum digulirkan ke MK menunggu waktu penetapan pemenang pilpres oleh KPU.
Jakarta, IDN Times - Calon Wakil Presiden Nomor Urut 3, Mahfud MD, mengaku membatasi diri tampil di ruang publik karena ingin istirahat sejenak pasca-Pemilu 2024.
Pada pekan ketiga usai pemilu, Mahfud sudah kembali sibuk berkunjung ke sejumlah kampus dan bertemu para relawan.
"Kita kan harus menyiapkan fisik dan mental untuk terus berjuang demi Indonesia yang kita cintai. Seminggu sesudah pemungutan suara, saya sengaja istirahat karena 4 bulan berturut-turut, siang-malam pergi sampai babak belur rasanya ketika tiba di rumah," ujar Mahfud ketika ditemui di Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2024).
Ia juga mulai beraktivitas melatih fisiknya dengan joging di GBK sejak pagi hari. Pantauan IDN Times, Mahfud sudah tiba sejak pukul 06.30 WIB.
"Biasanya saya (lari) di threadmill, sekarang kembali ke GBK. Untuk menunjukkan bahwa kehidupan harus berjalan dan perjuangan harus diteruskan untuk Indonesia. Pilihan saya itu, demokrasi dan keadilan," tutur mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan itu.
Ia pun mempersilakan masing-masing individu untuk mengambil peran di sektor lain seperti ekonomi dan kebudayaan. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu memilih bergerak di bidang demokrasi dan keadilan.
"Saya sudah bertemu dengan para relawan agar terus berjuang bersama-sama lewat semacam gerakan-gerakan masyarakat dan penyadaran masyarakat," ujarnya.
1. Mahfud bantah TPN batalkan rencana ajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi

Kampanye akbar Ganjar dan Mahfud di Semarang pada Sabtu (10/2/2024). (IDN Times/Aryodamar) Soal perkembangan gugatan hukum ke MK, Mahfud memastikan pihaknya belum berubah pikiran. Gugatan sengketa hasil pemilu belum digulirkan ke MK karena menunggu waktu penetapan pemenang pilpres oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Lho, itu ada jadwalnya. Gugatan ke MK itu baru bisa dimulai pada 24 Maret 2024. Itu dengan catatan kalau jadwal putusan KPU (dibacakan) 20 Maret 2024. Kan berarti (gugatan) diajukan tiga hari sesudah itu. Masak mau mengajukan sekarang? Gak bisa!" kata Mahfud.
Ia pun memastikan Tim Pemenangan Nasional (TPN) dan tim hukum sudah siap mengajukan gugatan sengketa pemilu ke MK.
"Jadi, begitu MK buka (gugatan sengketa), kami langsung daftar. Jadi, jangan dibilang kok diam saja. Kami gak diam. Kami sedang menunggu keputusan resmi dari KPU, tutur dia lagi.
2. Mahfud pastikan hak angket tetap bergulir begitu reses berakhir

Eks Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD. (Dokumentasi Media Mahfud) Ia juga memastikan hak angket tetap bergulir di parlemen. Namun, usulan hak angket tersebut baru bisa digulirkan ketika anggota DPR selesai dari masa reses.
"Kok ini angket cuma dibilang gertak-gertak. Lho, nunggu sidang DPR dong. Kalau gak sidang DPR, dokumen hak angket diserahkan ke mana? Kan harus diserahkan ke sidang DPR secara resmi," tuturnya menjawab pertanyaan IDN Times.
Ia mengatakan, jalur hukum dan politik akan berjalan bersamaan. Mahfud mengaku tidak bisa ikut campur proses hak angket lantaran ia bukan kader parpol.
"Angket itu sudah digarap (pihak lain). Saya bukan orang partai, saya gak ikut dalam angket. Tapi, saya pastikan (pengajuan) hak angket itu jalan. Saya hanya ikut memberikan saran," katanya.
3. Tim hukum Ganjar kerja sama dengan tim Anies ungkap dugaan kecurangan pemilu

Pasangan capres cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, jelang debat capres kelima yang akan digelar di JCC, Minggu (4/2/0224). (youtube.com/tvOne Digital TV POOL) Sementara, Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, tidak menjawab lugas apakah hak angket langsung digulirkan ketika DPR mulai bersidang pada 5 Maret 2024. Ia menjelaskan,tim khusus kini sedang mengkaji sejumlah rekomendasi untuk mengungkap dugaan kecurangan pemilu 2024. Salah satu opsi itu, kata Hasto bisa melalui hak angket.
"Berbagai skenario politik, hukum dan berbagai opsi-opsi sedang dikaji oleh tim khusus tersebut," ujar Hasto di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada 28 Februari 2024.
Ia menambahkan, tim khusus yang dipimpin Todung Mulya Lubis sedang mengumpulkan bukti-bukti dugaan kecurangan Pemilu 2024.
Tim khusus tersebut, kata Hasto, telah bertemu dengan tim hukum kubu pasangan nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar untuk mematangkan rencana menggulirkan hak angket.
"Bapak Todung Mulya Lubis sudah melakukan pertemuan-pertemuan terkait dengan pengungkapan fakta-fakta dugaan kecurangan pemilu dari hulu ke hilir," tutur dia lagi.
Baca berita terbaru terkait Pemilu 2024, Pilpres 2024, Pilkada 2024, Pileg 2024 di Gen Z Memilih IDN Times.






















