Kemenkes Akan Renovasi 10 Ribu Puskesmas, 514 Lab dan Revitalisasi 441 RSUD

- Kemenkes merencanakan renovasi 10 ribu Puskesmas, pembangunan atau perbaikan 514 Laboratorium Kesehatan Masyarakat, serta revitalisasi lanjutan 441 RSUD di kabupaten/kota.
- Program mencakup tambahan dari 66 RSUD yang telah dikerjakan sejak 2025, dengan prioritas kecamatan tanpa Puskesmas, penduduk padat, atau fasilitas yang rusak berat.
- Puskesmas akan dilengkapi listrik, internet, dan ambulans; pemerintah menargetkan pekerjaan selesai pada 2029 atau 2030, termasuk untuk pulau-pulau berpenghuni di Indonesia.
Jakarta, IDN Times - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan, pemerintah bakal merenovasi 10 ribu Puskesmas, 514 Laboratorium Kesehatan Masyarakat dan merevitalisasi lanjutan 441 RSUD di seluruh kabupaten/kota.
Hal tersebut diungkap Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
“Bapak Presiden adalah melakukan renovasi 10.000 Puskesmas, 514 Laboratorium Kesehatan Masyarakat di seluruh kabupaten/kota, serta revitalisasi lanjutan 441 RSUD di seluruh kabupaten/kota, sebagai tambahan dari 66 RSUD yang sudah dikerjakan mulai tahun 2025,” ujar dia.
Adapun kriteria Puskesmas yang akan direnovasi yakni Puskesmas yang ada di seluruh kecamatan-kecamatan maupun yang belum memiliki Puskesmas, atau adanya kecamatan yang sudah terlalu padat penduduknya dibandingkan dengan standar 1 Puskesmas 30 ribu.
“Ataupun Puskesmas rusak berat, itu akan kita renovasi dan kita akan bangun yang belum memiliki,” kata Menkes.
Selain itu Kemenkes juga bakal melengkapi beberapa sarana prasarana seperti listrik, internet, dan ambulans di Puskesmas-Puskesmas tersebut.
“Diharapkan di tahun 2029, tadi atau 2030 ya Pak Presiden kasih targetnya, ini semua sudah harus selesai,” ujat dia.
Adapun standar Puskesmas yang diharapkan yakni tujuh ribu inhabited islands yang ada di Indonesia.




















