Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kesehatan Tak Stabil, Nadiem Minta Hakim Kabulkan Pengalihan Tahanan

Kesehatan Tak Stabil, Nadiem Minta Hakim Kabulkan Pengalihan Tahanan
Sidang kasus Chromebook dengan terdakwa Nadiem Makarim di PN Tipikor, Jakpus, Senin (20/4/2026).
Intinya Sih
  • Nadiem Makarim memohon majelis hakim mengabulkan pengalihan tahanan karena kondisi kesehatannya yang tidak stabil dan sering keluar masuk rumah sakit.
  • Dalam sidang perkara Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta, Nadiem menjelaskan dirinya sempat dirawat di IGD akibat demam tinggi hingga 41 derajat Celcius.
  • Majelis hakim belum memberikan keputusan atas permintaan tersebut, sementara Nadiem masih menjalani perawatan dan beberapa kali operasi sejak kasus bergulir Desember 2025.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim memohon agar majelis hakim mengabulkan permohonannya terkait pengalihan tahanan. Ia mengeklaim kondisi kesehatannya masih naik turun hingga harus bolak-balik masuk rumah sakit.

Permintaan itu ia sampaikan dalam sidang perkara Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (20/4/2026).

“Dengan segala kerendahan hati, saya ingin memohon dikabulkan permintaan kami untuk penggantian status tahanan, yang mulia,” ujar Nadiem.

Saat ditanya kondisi kesehatannya hari ini, Nadiem mengaku siap mengikuti sidang. Namun, dia melapor harus dibantarkan dari tahanan karena masuk rumah sakit sejak Selasa minggu lalu.

“Kondisi kesehatan saya masih naik turun. Kemarin saya demam dua hari karena imunitas drop, jadi harus dibantarkan dari hari Selasa sampai hari Minggu,” kata Nadiem.

Pendiri Gojek ini masuk rumah sakit tidak lama setelah selesai sidang pada Senin (13/4/2026). Dia masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) karena mengalami demam hingga 41 derajat Celcius.

Nadiem mengatakan, ingin segera sembuh agar bisa mengikuti persidangan tanpa gangguan. Ia mengaku butuh menjalani operasi, tetapi kondisi rutan yang tidak steril menyulitkan proses pemulihannya.

“Operasi itu tidak bisa dilakukan kalau saya tidak, atau akan kemungkinan gagalnya itu sangat tinggi kalau tidak dalam kondisi yang steril dengan akses perawatan,” katanya.

Atas permintaan ini, majelis hakim belum menyatakan sikap dan masih bermusyawarah.

Sejak kasus ini bergulir di sidang pada Desember 2025, kondisi kesehatan Nadiem memang naik turun. Dia sudah lebih dahulu dioperasi hingga pembacaan dakwaannya diundur ke awal Januari 2026.  Saat persidangan berlangsung, kondisi kesehatan Nadiem juga naik turun.

Pada sidang Kamis (5/3/2026), Nadiem mengaku kondisi kesehatannya menurun bahkan perlu dirawat secara intensif. Nadiem diketahui berulang kali menjalani operasi atas penyakit yang dideritanya. Beberapa waktu yang lalu pihak yang juga sudah mengajukan kembali permohonan untuk pengalihan tahanan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dheri Agriesta
EditorDheri Agriesta
Follow Us

Latest in News

See More