KPK Duga Tersangka Kasus Rejang Lebong Alirkan Uang ke Pejabat Bengkulu

- KPK mengusut dugaan korupsi baru di Pemkot Bengkulu setelah menangani perkara di Kabupaten Rejang Lebong.
- Tersangka dari pihak swasta dalam kasus Rejang Lebong diduga mengalirkan uang kepada pejabat dan ASN Pemkot Bengkulu.
- Penyidikan masih menggunakan Sprindik umum, disertai pemeriksaan saksi dan penggeledahan sejumlah lokasi tanpa tersangka baru.
Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut dugaan korupsi baru di Pemerintah Kota Bengkulu. Hal ini terungkap setelah lembaga antirasuah mengusut dugaan korupsi di Kabupaten Rejang Lebong.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan, tersangka dari pihak swasta di kasus Rejang Lebong diduga turut mengalirkan uang ke pejabat di Pemkot Bengkulu.
1. Belum ada sosok yang ditetapkan sebagai tersangka

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo (IDN Times/Aryodamar) Meski begitu, Budi belum merinci lebih detail mengenai perkara ini. Sebab, penyidikan kasus ini berlandaskan surat perintah penyidikan (sprindik) umum dan belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.
"Untuk detailnya siapa saja, kami belum bisa sebutkan karena memang ini masih maraton dilakukan penyidikannya ya, baik pemeriksaan para saksi maupun penggeledahan di sejumlah lokasi," kata dia.
2. KPK sempat geledah rumah anggota DPRD Bengkulu

Ilustrasi KPK. (IDN Times/Aryodamar) Salah satu lokasi yang digeledah KPK adalah rumah Anggota DPRD Bengkulu, Vinna Leddy Anggraheny. Dia diduga tahu mengenai perkara ini.
"Pihak-pihak dari DPRD ini memiliki pengetahuan ya terkait dengan proyek-proyek IPAL tersebut," ujar Budi.
3. Kasus di Bengkulu terungkap karena perkara Rejang Lebong

Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga) Perkara di Pemkot Bengkulu terungkap setelah KPK mengusut perkara dugaan korupsi yang menyeret Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari. Fikri diduga menerima uang dari pihak swasta lain yang belum ditetapkan sebagai tersangka bersamanya.
Pihak swasta tersebut diduga juga melakukan hal serupa ke pejabat di Pemkot Bengkulu. Namun, belum ada sosok baru yang ditetapkan sebagai tersangka.




















