Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kronologi Geng Motor Tabrak Polisi di Bundaran HI Saat Dibubarkan

Kronologi Geng Motor Tabrak Polisi di Bundaran HI Saat Dibubarkan
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Share Article

Jakarta, IDN Times - Wakil Kepala Satuan Sabhara Polres Metro Jakarta Pusat AKP Revi Mingga terluka akibat ditabrak sepeda motor seorang anggota geng motor yang hilang kendali di Bundaran HI Jakarta Pusat, Minggu (17/5) dini hari.

Peristiwa tersebut dibenarkan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto.

  1. 1. Polisi terluka di pelipis kiri

    Dok. Polres Jakarta Pusat
    Dok. Polres Jakarta Pusat

    Heru mengatakan, korban perwira polisi mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut. Sang Perwira saat ini masih menjalani perawatan.

    "Kondisi luka pelipis kiri. Masih dirawat dan sudah membaik," ujar Heru seperti dilansir Antara.

  2. 2. Peristiwa terjadi saat Polisi dan TNI sedang patroli

    Patroli skala besar menjaring para pelanggar PSBB Surabaya Raya yang masih nongkrong malam hari. IDN Times/Dok. Istimewa
    Patroli skala besar menjaring para pelanggar PSBB Surabaya Raya yang masih nongkrong malam hari. IDN Times/Dok. Istimewa

    Peristiwa tersebut bermula ketika anggota Polri dan TNI tengah melakukan operasi rutin di wilayah Jakarta Pusat dalam rangka pengamanan bulan Ramadan dan penanganan COVID-19 atau virus corona.

    Ketika melintas di kawasan Menteng, terdapat sekelompok remaja yang diduga tengah melakukan balap liar. Petugas pun langsung membubarkan para remaja tanggung itu hingga mereka kabur.

    Namun saat tengah dibubarkan, salah satu anggota geng motor hilang kendali hingga menabrak salah satu perwira yang sedang bertugas.

  3. 3. Ada lima orang ditahan

    IDN Times/Arief Rahmat
    IDN Times/Arief Rahmat

    Heru mengatakan, sejauh ini ada lima orang yang ditangkap terkait peristiwa tersebut. Satu orang yang menabrak perwira, dibawa ke Polda untuk diperiksa oleh anggota laka lantasnya. Sementara, yang empat dibawa ke Satlantas Jakarta Pusat untuk diperiksa soal kendaraannya.

    "Mereka diminta tuk melengkapi kelengkapan motornya," ujar Heru.

    Pihaknya kini masih menyelidiki kemungkinan anggota geng motor tersebut menggunakan minuman keras dan obat terlarang lainnya.

Share Article
Editorial Team
Aryodamar
EditorAryodamar

Related Articles

See More