Mardiono Safari Ramadan, Dorong Kader PPP Dekat dengan Ulama

- Muhamad Mardiono melakukan safari Ramadan ke Pondok Pesantren Babussalam, Pekanbaru, untuk mempererat hubungan ulama dan umara serta menyampaikan pesan Presiden Prabowo tentang kewaspadaan terhadap dinamika global.
- Ia mendorong kader PPP di Riau agar kembali fokus pada dakwah keumatan dan menjaga kedekatan dengan para ulama sebagai bagian dari perjuangan politik amar ma’ruf nahi munkar.
- Syekh Haji Ismail Royan menegaskan pentingnya peran ulama dalam mendukung pemimpin berakhlak sekaligus mengingatkan jika terjadi penyimpangan dari nilai agama dan kebangsaan.
Jakarta, IDN Times - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono, melakukan safari Ramadan dengan mengunjungi Pondok Pesantren Babussalam di Pekanbaru, Riau. Mardiono menyebut kegiatan safari Ramadan sebagai sarana mempererat persaudaraan serta meningkatkan kerja sama antara ulama dan umara.
Mardiono, yang menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, turut menyampaikan pesan dari Presiden Prabowo Subianto mengenai pelaksanaan program pemerintah serta pentingnya kewaspadaan terhadap dinamika global saat ini.
“Pengabdian keumatan harus terus dijaga. Ulama dan umaro tidak boleh dipisahkan agar setiap kebijakan berpihak kepada umat dan rakyat, serta dilandasi akhlak yang mulia,” ujar Mardiono dalam keterangannya, dikutip Senin (2/3/2026).
1. Mardiono dorong kader PPP dekat dengan ulama

Mardiono mengatakan, PPP berkomitmen untuk terus mendorong seluruh kader, terutama di wilayah Riau, agar kembali berfokus pada dakwah keumatan melalui jalur politik amar ma’ruf nahi munkar demi menghadirkan kemaslahatan bersama.
Menurutnya, karakter masyarakat Melayu Riau yang kental akan nilai spiritual menjadi dasar perlunya kedekatan antara kader PPP dengan para tuan guru dan kiai.
“Saya mendorong agar kader-kader PPP kembali pada dakwah keumatan. Para kader tidak boleh jauh dari para guru dan kiai,” ucap dia.
2. Komunikasi harap terus dijaga

Pimpinan Pondok Pesantren Babussalam, Syekh Haji Ismail Royan menyambut positif kehadiran Ketua Umum PPP tersebut. Syekh Ismail menilai, kehadiran Mardiono memberikan wawasan baru bagi lingkungan pesantren mengenai berbagai kebijakan serta program pemerintah pusat yang sedang berjalan.
Mengenai peran ulama dalam mendampingi politikus PPP di Riau, Syekh Haji Ismail Royan menekankan kewajiban ulama untuk mendukung pemimpin yang berakhlak, beretika, serta bertakwa.
3. Ulama memiliki tanggung jawab ingatkan pemimpin dari penyimpangan

Di sisi lain, ulama juga memiliki tanggung jawab mengingatkan pemimpin jika terjadi penyimpangan dari nilai agama dan kebangsaan.
“Tentu harapan kami ke depan, hubungan silaturahmi ini semakin baik dan semakin bisa dipahami. Kami juga berharap PPP ke depan dapat terus membawa dan menjalankan amanah umat dengan sebaik-baiknya,” ujar Syekh Haji Ismail Royan.

















