Mensos Nonaktifkan Dua Pejabat Kemensos Buntut Polemik Sepatu Rakyat

- Menteri Sosial Saifullah Yusuf membebastugaskan sementara dua pejabat Kemensos terkait polemik pengadaan sepatu Sekolah Rakyat.
- Langkah ini menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh untuk memperbaiki sistem pengadaan pada tahun anggaran 2026.
- Irjen Kemensos ditugaskan melanjutkan investigasi agar proses pengadaan berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai aturan.
Jakarta, IDN Times - Menteri Sosial Saifullah Yusuf membebastugaskan sementara sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Sosial terkait polemik pengadaan sepatu Sekolah Rakyat
Keputusan tersebut disampaikan sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh atas proses pengadaan, sekaligus upaya perbaikan untuk tahun anggaran 2026.
“Semua yang sudah kami lakukan menjadi satu bagian evaluasi untuk memperbaiki pengadaan pada tahun 2026,” ujar pria yang akrab disapa Gus Ipul di Gedung Kemensos, Rabu (13/5/2026).
Ia juga meminta Sekretaris Jenderal segera melakukan rasionalisasi anggaran pengadaan tahun depan, memperkuat kapasitas tim pengadaan, serta melakukan pengawalan langsung terhadap prosesnya.
Selain itu, Inspektur Jenderal (Irjen) ditugaskan untuk melanjutkan pendalaman, evaluasi, dan investigasi guna memastikan proses berjalan transparan dan akuntabel.
Dalam rangka mendukung kelancaran proses tersebut, Gus Ipul memutuskan membebastugaskan sementara dua pejabat.
"Saya membebastugaskan sementara dari jabatannya pada jabatan sebagai berikut. Kepala bagian layanan pengadaan barang dan jasa sebagai pejabat membuat komitmen pada Satuan Kerja Sekretariat Jenderal.Yang kedua, kepala subbagian perlengkapan dan barang milik negara," ujarnya.
















