Prabowo: Hak Rakyat Diinjak-injak, Ahmad Dhani Meringkuk di Penjara

Jakarta, IDN Times - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyinggung tentang pemerintahan sekarang ini, yang dianggapnya mengambil hak-hak rakyat Indonesia.
"Hak-hak rakyat diinjak-injak. Kepala desa dipanggil, diancam-ancam. Kiai-kiai, ulama, dikejar-kejar," kata Prabowo, saat orasi kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Minggu (7/4).
"Emak-emak ditangkap, orang tidak bersalah, hanya berbicara, UU menjamin kebebasan berbicara. Tapi saudara Ahmad Dhani meringkuk di penjara sekarang," kata dia, melanjutkan.
Prabowo juga mengingatkan kepada para hakim dan kepala daerah agar tidak mengancam rakyat.
"Hai hakim yang memberi ketidakadilan kepada rakyat, jangan kau kira kau tidak dicatat. Hai gubernur-gubernur, bupati-bupati, jangan kau kira kau bisa mengancam-ancam rakyatmu sendiri," kata mantan Danjen Kopassus itu.
Menurut Prabowo, rakyat saat ini bisa saja mengusir kembali penjajah, meski penjajah tersebut berasal dari bangsanya sendiri.
"Dulu rakyat Indonesia mengusir penjajah. Sekarang bangsa Indonesia mengusir penjajah dari bangsanya sendiri," ucap Prabowo.

















