Prabowo Kabulkan Keinginan Pramono Danantara Bantu Bangun LRT Jakarta

- Presiden Prabowo Subianto menyetujui permintaan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung agar Danantara membantu pembangunan transportasi di Jakarta.
- Pramono mengusulkan dukungan Danantara untuk perpanjangan LRT Kelapa Gading-JIS serta jalur Velodrome-Halim yang terhubung kereta cepat.
- LRT Kelapa Gading-Manggarai sepanjang 12,2 kilometer memiliki 11 stasiun, menelan investasi Rp12,1 triliun, dan diresmikan Prabowo setelah menjajalnya bersama siswa serta kelompok disabilitas.
Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mengabulkan permintaan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, agar Danantara ikut membantu pembangunan transportasi di wilayahnya. Hal itu Prabowo sampaikan saat meresmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Rabu (16/9/2026).
"Dan tadi ada sedikit harapan ya dari Gubernur, Danantara untuk ikut dibantu, saya kira Saudara antara wajib membantu. Karena DKI bukan hanya milik orang yang tinggal di DKI, DKI milik seluruh bangsa," ujar Prabowo.
Dalam sambutan peresmian, Pramono Anung menyampaikan harapan kepada Presiden Prabowo agar Danantara bisa ikut membantu pembangunan LRT Kelapa Gading-Jakarta International Stadium (JIS) dan juga Halim-Velodrom.
"Yang juga menggembirakan adalah kami akan melanjutkan LRT ini dari Kelapa Gading sampai dengan JIS, kemudian dari Velodrome sampai dengan Halim, kereta cepat Bapak Presiden. Akan lebih menggembirakan kalau kemudian Bapak tugaskan Danantara juga ikut membantu kami," kata Pramono.
LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai membentang sepanjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun, yakni Kelapa Gading, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, Velodrome, Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai. Total investasi dari pembangunan LRT Kelapa Gading-Manggarai sebesar Rp12,1 triliun.
Sebelum meresmikan, Presiden Prabowo terlebih dulu menjajal LRT Kelapa Gading-Manggarai. Prabowo ditemani siswa dan kelompok disabilitas saat menjajal LRT Kelapa Gading-Manggarai.





















