Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Prabowo: Kita Tidak Bermusuhan, tapi Kalau Ada Perang Nuklir, RI Kena

Prabowo: Kita Tidak Bermusuhan, tapi Kalau Ada Perang Nuklir, RI Kena
Presiden Prabowo Subianto (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
Intinya Sih
  • Presiden Prabowo Subianto menyoroti kemajuan sains dan teknologi yang membawa dampak positif sekaligus ancaman bagi peradaban manusia.
  • Dalam Sarasehan Kebangsaan di JICC, Prabowo mencontohkan energi nuklir yang bermanfaat namun juga berpotensi menghancurkan umat manusia.
  • Prabowo mengingatkan bahaya kecerdasan buatan (AI) yang berkembang pesat, bahkan disebut telah memiliki jutaan agen AI dengan komunikasi sendiri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menyoroti kemajuan sains dan teknologi untuk membantu peradaban manusia. Menurutnya, teknologi memiliki sisi positif dan negatif.

Hal itu Prabowo sampaikan dalam acara Sarasehan Kebangsaan bersama 2.600 rektor, dekan, dosen Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Perguruan Tinggi Swasta (PTS) seluruh Indonesia, di Jakarta International Convention Center (JICC), Minggu (28/6/2026).

"Kita tahu juga teknologi juga belum tentu selalu positif bagi manusia. Sekarang kita lihat nuklir di satu pihak luar biasa bisa membantu manusia, energi yang sangat murah, energi yang relatif bersih, nuklir untuk medis, nuklir untuk pertanian, ya, tapi nuklir bisa menghabiskan peradaban manusia langsung," ujar Prabowo.

Prabowo kemudian menyoroti kehadiran artificial intelligence (AI), yang juga bisa berdampak buruk. Prabowo menyebut, pencipta AI juga sudah memberikan peringatan terhadap dampak negatifnya.

"Sekarang AI, Artificial Intelligence, hampir semua negara sekarang mengejar AI, tidak mau ketinggalan. Tapi bapak-bapak penemu AI sendiri sudah memberi warning, bahwa AI ini bisa menjadi repot bagi manusia. Sekarang sudah ada apa namanya itu Agent AI, sudah ada Agent AI," ucap dia.

"Konon kabarnya agen AI ini, AI yang bekerja, berkarya untuk satu orang atau satu kelompok atau satu korporasi, satu organisasi, satu negara atau satu... dan konon kabarnya sekarang sudah ada 5 juta AI, agent AI, 5 juta. Mungkin 5 juta itu tiga minggu lalu. Dan mereka katanya sudah punya apa itu namanya chat room sendiri. 5 juta ini berbicara sendiri dalam bahasa kode mereka sendiri. Jadi manusia yang menciptakan sesuatu yang lebih hebat," imbuhnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar

Related Articles

See More