Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pramono Bakal Sulap Pasar Baru Jadi Myeongdong, Hidup di Malam Hari

Pramono Bakal Sulap Pasar Baru Jadi Myeongdong, Hidup di Malam Hari
Gubernur Pramono meninjau langsung kawasan Pasar Baru didampingi Kadishub DKI Syafrin Liputo (Dok. Pemprov DKI)
Intinya Sih
Gini Kak
Sisi Positif
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana mengubah kawasan Pasar Baru menjadi destinasi wisata kuliner dan budaya baru seiring pembangunan MRT rute Utara–Selatan menuju Kota Tua.
  • Konsep pengembangan Pasar Baru akan meniru suasana Myeongdong di Korea Selatan, menghadirkan pusat kuliner malam, atraksi budaya, serta ruang publik yang bersih dan tertata.
  • Pramono menargetkan proyek MRT mencapai Monas pada 2027 dan menegaskan program ini melanjutkan inisiatif gubernur sebelumnya, termasuk Fauzi Bowo yang merintis proyek MRT.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mengembangkan kawasan Pasar Baru menjadi destinasi wisata dan kuliner baru di Jakarta seiring berlanjutnya pembangunan jalur MRT hingga Kota Tua.

Pramono mengatakan, kawasan Pasar Baru akan mulai dikembangkan ketika proyek MRT rute Utara-Selatan mencapai kawasan Duta Merlin. Menurutnya, kawasan tersebut akan ditata seperti Blok M yang kini semakin ramai dikunjungi masyarakat.

"Sebelum sampai ke ujung di Kota Tua, begitu sampai di Duta Merlin, maka kawasan Pasar Baru pasti akan kita kembangkan menjadi salah satu destinasi baru. Sama seperti ketika kita mengembangkan Blok M pada hari ini," ujar Pramono di Taman Ismail Marzuki, Selasa (7/7/2026).

1. Pasar Baru menjadi kawasan yang hidup

siaranpers_pemprov_dki-20250619175817_k74z7y_192.jpg
Gubernur Pramono meninjau langsung kawasan Pasar Baru didampingi Kadishub DKI Syafrin Liputo (Dok. Pemprov DKI)

Ia membayangkan Pasar Baru menjadi kawasan yang hidup pada malam hari, seperti Myeongdong di Korea Selatan. Menurutnya, kawasan itu akan menghadirkan pusat kuliner, atraksi budaya, serta ruang publik yang bersih dan tertata.

"Sekarang kawasan Blok M sudah begitu ramai. Saya membayangkan nanti Pasar Baru, misalnya pada malam hari, kita tata seperti kawasan Myeongdong di Korea, tempat orang-orang bisa makan malam dengan nyaman, dan budayanya kita tampilkan dengan berbagai atraksi. Yang paling penting adalah bersih, tertib," katanya.

2. Proyek MRT sampai Monas pada 2027

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam Peringatan 100 tahun Ali Sadikin di TIM, Selasa (7/6/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam Peringatan 100 tahun Ali Sadikin di TIM, Selasa (7/6/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Untuk itu, Pramono berharap proyek MRT rute Utara-Selatan dapat mencapai Monas pada 2027 sebelum dilanjutkan ke arah Kota Tua melalui Duta Merlin.

"Mudah-mudahan pada tahun 2027 ini, proyek MRT rute Utara-Selatan sudah akan selesai sampai dengan Monas," katanya

3. MRT dirintis oleh Foke

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam Peringatan 100 tahun Ali Sadikin di TIM, Selasa (7/6/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam Peringatan 100 tahun Ali Sadikin di TIM, Selasa (7/6/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Ia juga menegaskan, pengembangan tersebut merupakan bagian dari komitmennya melanjutkan program-program baik yang telah dirintis gubernur-gubernur sebelumnya, termasuk pembangunan MRT yang mulai dikawal sejak era Fauzi Bowo.

"Banyak orang yang tidak tahu bahwa proyek MRT itu sebenarnya yang menandatangani adalah Bang Foke. Dokumen penandatanganan MRT oleh Bang Foke dan Ibu Ani pada waktu itu masih ada. Jadi beliau lah yang mengawal ini, kami sekarang tinggal melanjutkan hal tersebut," katanya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah

Related Articles

See More