Gaya Hidup Berkelanjutan Menggema di BOCA Lapak Mangkuluhur ARTOTEL Suites

- BOCA Lapak di Mangkuluhur ARTOTEL Suites Jakarta menjadi preloved market selama 28 hingga 29 Agustus 2026.
- Acara menghadirkan koleksi busana, tarot, kuliner, musik live, sesi memasak, dan lari sore.
- Mangkuluhur ARTOTEL Suites mengaitkan kegiatan ini dengan prinsip ESG dan kampanye The Art of Goodness.
Jakarta, IDN Times — Mangkuluhur ARTOTEL Suites Jakarta sukses menyulap area BOCA di lantai lobi hotelnya menjadi pusat perbelanjaan barang bekas atau preloved market yang meriah melalui ajang BOCA Lapak. Diselenggarakan selama dua hari pada 28 hingga 29 Agustus 2026, acara ini tidak sekadar dirancang sebagai arena jual beli, melainkan sebuah gerakan konkret untuk mempromosikan gaya hidup dan mode berkelanjutan.
Inisiatif ruang publik ini lahir sebagai perwujudan dari penerapan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) yang diselaraskan dengan kampanye "The Art of Goodness" milik Mangkuluhur ARTOTEL Suites. Melalui acara ini, pihak hotel berupaya mempertemukan para pencinta mode, kreator lokal, hingga masyarakat luas dalam satu ruang interaktif yang edukatif dan menghibur.
1. Surganya Barang Thrifting dan Pengalaman Unik

Mangkuluhur ARTOTEL Suites Jakarta sukses menyulap area BOCA di lantai lobi hotelnya menjadi pusat perbelanjaan barang bekas atau preloved market yang meriah melalui ajang BOCA Lapak. Diselenggarakan selama dua hari pada 28 - 29 Agustus 2026 (Dok. ARTOTEL) Dalam pelaksanaannya, BOCA Lapak berhasil menarik animo yang cukup tinggi dengan mencatatkan setidaknya 100 orang pengunjung setiap harinya. Penyelenggara membagi keseruan acara ke dalam dua zona yang menawarkan pengalaman berbeda. Di area Indoor Market & Tarot Experience, pengunjung dimanjakan dengan pameran koleksi pakaian pilihan dari deretan lifestyle influencer dan kreator konten ternama.
Pengunjung berkesempatan berburu koleksi busana preloved berkualitas dari berbagai tenant, seperti Lemari Merona yang digawangi oleh Monita dan Michelle Tahalea, koleksi dari Nadine Emmanuella dan Amabel Odellia, serta pilihan busana dari Patricia Schuldtz dan Hellua Schuldt. Kemeriahan pasar di dalam ruangan ini turut diwarnai oleh partisipasi kolektif dari Tinggal Kenangan, ALEEONG, TEKILA D, dan BLOOMERS. Di sela-sela aktivitas berbelanja, pengunjung juga dapat menikmati sesi pembacaan tarot personal yang dipandu oleh Stefan Tarot.
2 . Paduan Kuliner, Hiburan, dan Semangat Olahraga

Mangkuluhur ARTOTEL Suites Jakarta sukses menyulap area BOCA di lantai lobi hotelnya menjadi pusat perbelanjaan barang bekas atau preloved market yang meriah melalui ajang BOCA Lapak. Diselenggarakan selama dua hari pada 28 - 29 Agustus 2026 (Dok. ARTOTEL) Bergeser ke area luar ruangan, BOCA Lapak menawarkan atmosfer yang jauh lebih dinamis dan penuh semangat. Pengunjung disambut dengan kehadiran pop-up bar dari Indowines yang menyajikan berbagai paduan makanan dan minuman pilihan. Suasana semakin hidup dengan adanya sesi memasak interaktif yang didemonstrasikan langsung oleh BOCA to go, diiringi lantunan musik live yang memanjakan telinga.
Rangkaian acara selama dua hari ini kemudian ditutup dengan penuh energi positif pada hari terakhir. Pihak BOCA menyambut komunitas pelari lokal untuk mengadakan sesi lari sore bersama di sekitar kawasan Semanggi. Setelah memeras keringat, para peserta lari disuguhi berbagai sajian penyegar pasca-olahraga yang telah dikurasi dan disiapkan secara khusus oleh tim BOCA.
3. Mewujudkan Nilai Kebaikan Berkelanjutan

Mangkuluhur ARTOTEL Suites Jakarta sukses menyulap area BOCA di lantai lobi hotelnya menjadi pusat perbelanjaan barang bekas atau preloved market yang meriah melalui ajang BOCA Lapak. Diselenggarakan selama dua hari pada 28 - 29 Agustus 2026 (Dok. ARTOTEL) General Manager Mangkuluhur ARTOTEL Suites, Faisal Tranggono, menegaskan bahwa kesuksesan gelaran BOCA Lapak ini merupakan cerminan nyata dari komitmen hotel yang dipimpinnya. Menurutnya, acara ini adalah salah satu jalan untuk mengintegrasikan nilai-nilai ESG ke dalam industri perhotelan melalui kemasan yang kreatif dan kolaboratif.
"Dengan mempertemukan beragam komunitas—mulai dari pegiat mode hingga klub lari, kami terus mewujudkan semangat 'The Art of Goodness' secara nyata dan menarik," ungkap Faisal.
Lebih lanjut, Faisal berjanji bahwa inisiatif yang mempertemukan keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan komunitas ini hanyalah sebuah permulaan. Pihak manajemen sangat menantikan penyelenggaraan edisi-edisi BOCA Lapak selanjutnya yang diharapkan dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi industri gaya hidup di ibu kota.


















