Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

PSI: Budi Arie Bukan Kader, Berhenti Seret Nama PSI

PSI: Budi Arie Bukan Kader, Berhenti Seret Nama PSI
Budi Arie Setiadi (IDN Times/Aryodamar)
  • PSI menegaskan Budi Arie Setiadi bukan anggota, pengurus, Sekjen, maupun bagian dari partai.
  • Andy Budiman meminta tindakan dan pernyataan Budi Arie tidak dikaitkan dengan PSI.
  • Freddy Alex Damanik menyebut video Budi Arie soal percepatan politik merupakan potongan pembahasan berbagai kemungkinan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pernyataan Budi Arie perlu dikaitkan dengan PSI?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan, Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi bukan merupakan bagian dari PSI. Wakil Ketua Umum DPP PSI, Andy Budiman menyebut, Budi bukan anggota, pengurus, apalagi Sekretaris Jenderal DPP PSI.

Andy memastikan, Budi tidak memiliki jabatan, posisi, maupun kewenangan apa pun di PSI.

“Kami tegaskan: Budi Arie bukan bagian dari PSI. Titik. Karena itu, berhenti menyeret-nyeret nama PSI dalam setiap tindakan, pernyataan, maupun urusan Budi Arie,” kata Andy dalam keterangannya, Selasa (26/8/2026).

  1. 1. Jangan mengaitkan Budi dengan PSI

    IMG_8523.jpeg
    Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI Andy Budiman berkunjung ke rumah Jokowi. (IDN Times/Larasati Rey)

    Menurut Andy, mengaitkan tindakan maupun pernyataan Budi Arie dengan PSI adalah tidak berdasar dan menyesatkan.

    “Apa pun yang dilakukan atau dikatakan Budi Arie adalah tanggung jawab Budi Arie sendiri. Jangan dikaitkan kepada PSI dan jangan membangun kesan seolah-olah dia mewakili PSI. Dia tidak mewakili PSI. Dia bukan PSI,” tegas Andy.

    Andy meminta semua pihak menghentikan spekulasi mengenai posisi Budi Arie di PSI.

    “Posisi PSI terang dan tidak membutuhkan tafsir: Budi Arie bukan anggota, bukan pengurus, bukan Sekjen, dan bukan bagian dari PSI. Jangan seret PSI untuk urusan yang bukan urusan PSI,” kata Andy.

    “Jangan karena direshuffle, kemudian sakit hati dan memainkan politik adu domba antara Pak Jokowi dengan Presiden Prabowo," sambungnya.

  2. 2. Soroti pernyataan soal Projo bukan akronim Pro Jokowi

    IMG-20251101-WA0006.jpg
    Budi Arie Setiadi (IDN Times/Aryodamar)

    Andy mengingatkan, publik juga tidak lupa ketika dalam Kongres Projo, Budi Arie menyatakan bahwa Projo bukan singkatan Pro Jokowi.

    “PSI tidak butuh avonturir politik yang ke sana kemari memainkan menuver spekulatif. Politik adalah arena perjuangan bukan arena perjudian pribadi untuk mengejar jabatan jadi menteri lagi!,” imbuhnya.

  3. 3. Viral pernyataan Budi Arie soal ada percepatan sebelum 2029 dan isu jadi Sekjen PSI

    IMG-20260825-WA0015.jpg
    Viral potongan video pernyataan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi (dok. Istimewa)

    Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP Projo, Freddy Alex Damanik menjelaskan soal beredarnya potongan video Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi yang menyebut kemungkinan terjadinya percepatan politik sebelum 2029. Publik mengaitkan pernyataan itu dengan maksud pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto akan lengser sebelum Pemilu 2029.

    Freddy mengatakan, video yang beredar di media sosial merupakan potongan pernyataan Budi Arie ketika membahas soal isu berbagai kemungkinan yang akan terjadi.

    "Saya Ingin memberikan penjelasan untuk menanggapi beredarnya potongan video di media sosial yang menggambarkan pandangan Budi Arie Setiadi, Ketua Umum Projo tentang situasi politik saat ini. Yang pertama, video tersebut bukan merupakan video utuh tetapi sebenarnya sedang memaparkan berbagai kemungkinan," kata dia dalam sebuah video klarifikasi, Selasa (25/8/2026).

    Freddy mengatakan, pernyataan Budi Arie itu diucapkan dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Di mana, Presiden Ketujuh RI, Joko "Jokowi" Widodo menggelar silaturahmi bersama para relawan.

    "Forum tersebut diadakan sebagai acara silaturahmi dalam rangka bulan kemerdekaan Republik Indonesia antara Bapak Jokowi dengan para relawannya," ucapnya.

    Dalam diskusi antara Jokowi dengan relawan itu dibahas mengenai masalah kebangsaan. Para peserta pun menyampaikan masukan untuk menyikapi fenomena yang terjadi dan memetakan solusi perbaikan.

    "Dalam kesempatan tersebut ada diskusi internal singkat yang memotret situasi kebangsaan saat ini. Yang keempat berbagai masukan untuk menyikapi situasi saat ini dibahas oleh para peserta untuk bisa memetakan persoalan dan solusi perbaikannya," ujar Freddy.

    Oleh sebab itu, kata Freddy, berbagai masukan yang disampaikan relawan ke Jokowi diharapkan bisa disampaikan kepada Presiden Prabowo.

    "Hal ini disampaikan oleh para relawan kepada Pak Jokowi dengan harapan beliau berkenan menyampaikan kepada Presiden Prabowo untuk perbaikan bangsa kedepannya karena relawan meyakini bahwa hubungan dan komunikasi Pak Jokowi dengan presiden Prabowo terjalin erat dan akrab," tuturnya.

    Jokowi disebut menjaring berbagai pandangan dari kelompok relawan tersebut, sembari memastikan agar tetap tenang.

    "Pak Jokowi mendengarkan seluruh pandangan relawan terhadap situasi yang berkembang saat ini. Sebelum akhirnya pak Jokowi menyampaikan agar semua tetap tenang situasi baik-baik saja ekonomi masih tumbuh baik inflasi terkendali jadi tidak perlu ada yang dikhawatirkan," imbuh dia.

    Adapin, dalam video yang beredar, Budi Arie tampak menyampaikan pandangan di hadapan para relawan dan Jokowi. Ia mengaku memiliki insting mengenai kemungkinan terjadinya perubahan lebih cepat sebelum 2029.

    "Tetapi saya ingin sampaikan tadi saya sudah bisikin ke Pak Jokowi, Pak kok insting saya ini lebih cepat dari 2029?," kata Budi Arie di yang mengenakan kemeja batik di samping Jokowi.

    "Apakah kita mau? Belum tentu kita mau. Kita masih ngomong, oh ini 2029, ini 2029. Kalau terjadi percepatan gimana? Kita siap nggak?," ucapnya yang kemudian disambut teriakan 'siap' oleh peserta yang hadir.

    Budi kemudian menyinggung soal munculnya demo di berbagai daerah. Di mana setiap ada warga yang demo pasti ada massa tandingan mirip seperti 1998.

    "Saya pengalaman dengan jejak sejarah, ini ada abnormal di masyarakat saat ini, demo Pati, Madura, ikut tandingan, nah ini juga kayak Pam Swakarsa di 1998. Pasti kalah yang preman," ujarnya.

    Selain pernyataan itu, muncul pula isu yang menyebut Budi Arie akan menjadi Sekjen PSI mendampingi Jokowi sebagai Ketua Umum PSI.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More