Rano Apresiasi Pengelolaan Arsip BUMD DKI, PAM JAYA Raih Predikat AA

PAM JAYA meraih predikat AA atau sangat memuaskan dalam penilaian kearsipan BUMD DKI Jakarta 2026, bersama delapan perusahaan yang menerima penghargaan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyerahkan penghargaan pada Festival PUSTAKARSA 2026, sekaligus menekankan literasi, kearsipan, dan kolaborasi GLAM untuk menjaga sejarah.
PAM JAYA menyatakan pengelolaan arsip profesional mendukung tata kelola, akuntabilitas, serta pelindungan dokumen yang merekam kegiatan, keputusan, dan perjalanan perusahaan.
Jakarta, IDN Times - Pengelolaan arsip menjadi salah satu aspek penting dalam tata kelola badan usaha milik daerah (BUMD), terutama untuk menjaga rekam jejak keputusan dan kegiatan perusahaan.
Dalam penilaian kearsipan BUMD DKI Jakarta 2026, delapan perusahaan menerima penghargaan dari Gubernur DKI Jakarta, termasuk PAM JAYA yang memperoleh predikat AA atau sangat memuaskan.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, dalam Festival PUSTAKARSA (Perpustakaan, Kearsipan dan Sastra) 2026 di Galeri Emiria Soenassa, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Rabu (14/10/2026).
1. Pentingnya literasi dan kearsipan

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dalam rapat paripurna DPRD DKI, Selasa(13/10/2026)/ IDN Times Dini Suciatiningrum Rano menekankan pentingnya literasi dan kearsipan dalam membangun masyarakat, memahami masa lalu, serta memperluas wawasan.
Menurutnya, Festival PUSTAKARSA menjadi ruang apresiasi atas kinerja pengelolaan kearsipan sekaligus mendorong kolaborasi melalui konsep GLAM (Galeri, Perpustakaan, Arsip, dan Museum), agar sejarah tidak hanya tersimpan, tetapi juga dapat dinikmati masyarakat.
"Saya menyambut baik penyelenggaraan kegiatan ini sebagai ruang untuk memperkuat budaya literasi, menjaga sejarah, dan mengembangkan sastra sebagai bagian dari identitas Jakarta sebagai kota global," ujar Rano.
2. Pengelolaan arsip bukan sekadar administrasi

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, meresmikan peluncuran ERP Fusion PAM Jaya di PAM Jaya Corporate Learning Center, Jalan Raya Kalimalang No. 89, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Rabu (15/1). (dok. Pemprov DKI Jakarta) Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas upaya perusahaan dalam memperkuat tata kelola, termasuk melalui pengelolaan arsip yang profesional dan bertanggung jawab.
"Bagi PAM JAYA, pengelolaan arsip bukan sekadar urusan administrasi, tetapi bagian penting dari tata kelola perusahaan yang baik. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga akuntabilitas, meningkatkan kualitas pengelolaan dokumen, dan memastikan setiap proses bisnis berjalan secara tertib serta dapat dipertanggungjawabkan," ujar Arief.
3. Merekam keputusan dan perjalanan perusahaan

Instalasi Pengolahan Air (IPA) PAM JAYA, Jakarta/ (dok PAM Jaya) Pengelolaan arsip di PAM JAYA mencakup upaya penyelamatan dan pelindungan dokumen yang merekam kegiatan, keputusan, serta perjalanan perusahaan. Arsip tersebut menjadi bagian dari memori kelembagaan yang dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan.
Predikat AA atau sangat memuaskan yang diperoleh PAM JAYA menjadi hasil penilaian kearsipan perusahaan pada 2026. Penghargaan tersebut diberikan di tengah upaya Pemprov DKI Jakarta mendorong pengelolaan arsip yang lebih baik dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya dokumentasi sejarah.






















